Kedua, meninggalkan syahwat, akhlak buruk, dan dosa menuju kebaikan. Ketiga, meninggalkan kemaksiatan, narsisme, dan hedonisme menuju kesadaran kemanusiaan melalui mujahadah al-nafs.

>>> Wapres AS Vance: Diskusi dengan Kuba Masih Berlangsung

in1

Kata hijrah dalam al-Qur'an banyak disebut bergandeng dengan iman dan jihad.

Ayat dalam Surah at-Taubah ayat 20 menegaskan bahwa hijrah dan jihad merupakan bagian dari iman yang benar.

Hijrah dalam kehidupan manusia dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Objek hijrah dapat berupa tempat maupun kondisi, baik secara fisik maupun non-fisik.

Hijrah fisik dari Makkah ke Madinah telah berakhir setelah Rasulullah kembali ke Makkah pada tahun ke-8 Hijriah. Sisa makna hijrah kini lebih banyak pada dimensi mental dan spiritual.

Hijrah mental-spiritual merupakan proses internalisasi nilai tauhid yang mendorong transformasi sosial. Spirit hijrah mendorong perubahan berkelanjutan yang memperkuat kualitas iman, ilmu, dan takwa.

Hijrah mental spiritual menuntut meninggalkan pola pikir dan budaya lama yang merugikan, seperti korupsi, pembalakan hutan, kekerasan, pelanggaran HAM, dan penyalahgunaan kekuasaan.

Perubahan pola pikir paling mendasar dalam spirit hijrah adalah pembaruan kesadaran (syahadat) dan komitmen akhlak mulia. Hijrah sejati harus dibuktikan melalui perubahan sikap dan karakter yang lebih baik.

Rasulullah mengingatkan bahwa setiap amal bergantung pada niatnya. Siapa yang hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka arah hijrahnya menuju ridha Allah.

Hijrah Nabi menuju perubahan yang lebih baik menunjukkan keteladanan sebagai uswah hasanah. Beliau memberikan contoh kepemimpinan penuh kasih sayang dan membangun karakter umat dengan pendidikan yang kuat.

Spirit hijrah perlu diarahkan pada humanisasi masyarakat agar lebih berakhlak dan beradab, menumbuhkan rasa malu dan etos kerja, serta menghidupkan semangat berbuat terbaik dan memberi manfaat.

Hijrah tidak cukup hanya sebagai niat, tetapi harus disertai penguatan nilai dan kesalehan yang menyeluruh. Teladan hijrah Nabi menunjukkan bahwa perubahan harus menjadi energi positif dalam perbaikan sosial.

>>> Volkswagen Bakal PHK 50.000 Karyawan hingga 2030

Arah pembangunan bangsa perlu dijaga agar tetap dalam koridor ridha Allah. Spirit hijrah mengajarkan bahwa setiap perubahan harus bermuara pada kebaikan, kontribusi, dan tanggung jawab sosial.