Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak masyarakat menjadikan tahun baru Hijriah sebagai sarana muhasabah agar menjadi pribadi yang lebih baik.

in1

>>> Jose Mourinho Dikabarkan Segera Melatih Real Madrid Musim Depan

"Mari kita jadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk bermuhasabah diri agar menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Teddy dalam keterangan yang dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Selasa.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Islam yang merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.

"Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kedamaian kepada kita semua," ucapnya.

Menag: Hijrah Bukan Sekadar Perpindahan Fisik

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum transformasi diri dan sosial.

Menurutnya, hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan dari Makkah ke Madinah, tetapi juga perubahan besar dalam sistem kehidupan masyarakat.

"Hijrah bukan hanya perpindahan fisik Rasulullah dari Makkah ke Madinah.

>>> Generasi Muda Ramaikan Kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran

Hijrah adalah transformasi sistem kemasyarakatan, dari masyarakat kabilah yang sempit dan primordial menuju masyarakat umat yang global, kosmopolitan, serta diikat oleh kasih sayang," ujar Menag di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan perbedaan antara kabilah, sya'abun, qawmun, hizbun, dan umat.

Konsep umat dinilai lebih luas karena dipersatukan oleh empat unsur: kasih sayang, visi masa depan, kepemimpinan berwibawa, serta masyarakat santun dan taat dalam satu sistem kepemimpinan yang disebut imamah.

"Kalau keempat unsur itu ada dalam satu komunitas, barulah layak disebut umat," kata Nasaruddin.

Masyarakat diajak menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai waktu merefleksikan kondisi kehidupan sosial saat ini.

>>> Panin Bank Bagikan Dividen Tunai Rp1,01 Triliun, Rp42 per Saham

Dengan semangat hijrah, umat Islam diharapkan tidak hanya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga berkontribusi membangun masyarakat yang lebih harmonis, beradab, dan penuh kasih sayang.