Mobil Jet Bertenaga Mesin Bom Nuklir Ditarik dari Lelang
Flying Caduceus, mobil jet bersejarah yang menjadi pionir balap kecepatan darat, ditarik dari lelang sebelum sempat dijual.
Bonhams memperkirakan harga mobil ini antara $70.000 hingga $90.000 dalam lelang Museum Mobil Nasional di Reno, Nevada.
>>> BMW Buka Pemesanan i3 First Edition dengan Tenaga 463 HP
Mobil ini dikenal sebagai kendaraan jet pertama yang dibuat khusus untuk memecahkan rekor kecepatan darat.
Dirancang untuk Melampaui 500 mph
Dr. Nathan Ostich merancang Flying Caduceus pada akhir 1950-an dengan target kecepatan di atas 500 mph (805 km/jam).
Speedometer mobil ini bahkan mampu menunjukkan kecepatan hingga 700 mph.
Tantangan terbesar bukanlah mesin, melainkan ban. Ban konvensional akan hancur pada kecepatan tinggi.
Firestone kemudian mengembangkan ban khusus yang mampu menahan putaran ekstrem.
Mesinnya adalah General Electric J47-19 turbojet, varian yang digunakan untuk memberi dorongan tambahan pada bomber nuklir Convair B-36 Peacemaker.
>>> Lego Buat Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli, Tembus 69 MPH
Mesin ini menghasilkan 5.200 pound gaya dorong, setara dengan sekitar 6.930 hp.
Sasis tubular berdiameter empat kaki dibalut bodi aluminium, dengan suspensi independen, rem cakram, dan parasut delapan kaki.
Warisan yang Lebih Besar dari Kecepatan Maksimalnya
Meski tidak mencapai target, Flying Caduceus mencatat 359,7 mph (579 km/jam) dalam pengujian.
Keberhasilannya membuktikan bahwa mobil jet darat layak dikembangkan.
Pencapaian ini membuka jalan bagi Spirit of America milik Craig Breedlove, program Thrust milik Richard Noble, dan Thrust SSC milik Andy Green yang memegang rekor kecepatan darat saat ini.
Flying Caduceus mungkin adalah salah satu kendaraan paling berpengaruh yang jarang diketahui orang.
>>> Render Toyota GR Sienna: Minivan Keluarga Berubah Jadi Sporty
Entah akan kembali dilelang atau menghilang ke koleksi pribadi, tempatnya dalam sejarah balap kecepatan darat sudah aman.
Update Terbaru
Rupiah Melemah ke Rp17.794 Per Dolar AS di Tengah Kenaikan BI Rate
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Mandiri Jogja Marathon 2026 Dongkrak Perekonomian Daerah Yogyakarta
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo pada Babak Pertama Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Estimasi Biaya Tol dan BBM Hyundai Stargazer Rute Jakarta-Yogyakarta
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Bahlil Buka Peluang Revisi Harga Batu Bara DMO untuk PLN
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Inaplas Keluhkan Gangguan Listrik di Kawasan Industri
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Panduan Lengkap Mengurus SHM Tanah Mandiri di BPN
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Pemerintah Resmi Ganti PPDB dengan SPMB untuk Masuk SMP Negeri
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
Bangkai Kapal Neraka Hofuku Maru Ditemukan di Perairan Filipina
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
Wall Street Pulih Usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
CEO Danantara: Kredit UMKM Harus Tetap Terjaga Meski BI Rate Naik
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
Morgan Oey dan Nirina Zubir Resmi Jadi Duta FFI 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:23 WIB
Memahami Perbedaan Investasi Emas dan Perak untuk Strategi Finansial
Jumat / 19-06-2026, 05:22 WIB
Meta Luncurkan Fitur Baru Setelah Threads Tembus 500 Juta Pengguna
Jumat / 19-06-2026, 05:22 WIB






