Kopi Game Super Mario Bros Langka Laku Rp 53 Miliar, Pecahkan Rekor

Sebuah kopi game Super Mario Bros yang sangat langka untuk konsol NES baru saja memecahkan rekor dunia. Game tersebut terjual melalui lelang dengan harga fantastis.
Dilansir dari Engadget melalui Detik iNET, game klasik ini laku seharga USD 3 juta atau setara dengan Rp 53,1 miliar.
>>> Kemenag Tetapkan 1 Muharam 1448 H Jatuh pada Selasa 16 Juni 2026
Angka ini melampaui rekor sebelumnya ketika kopi Super Mario Bros terjual senilai USD 2 juta pada tahun 2021.
Transaksi ini terjadi tidak lama setelah lelang kontroversial Super Mario 64 seharga USD 1,56 juta.
Balai lelang Heritage Auctions mengungkapkan bahwa kelangkaan game ini dipicu karena tersimpan di dalam kotak bersama konsol NES Control Deck edisi peluncuran.
Kondisinya masih berada dalam kemasan asli dengan plastik yang utuh. Barang koleksi tersebut sama sekali tidak tersentuh selama 40 tahun terakhir.
Varian Terbaik yang Pernah Ada
Faktor lain yang mendongkrak harga adalah keunikan pada kemasannya. Alih-alih dibungkus plastik biasa, game edisi kedua keluaran tahun 1985 ini disegel menggunakan stiker mengkilap.
Jenis segel stiker mengkilap tersebut langsung dihentikan produksinya tidak lama setelah dirilis. Heritage Auctions mengklaim produk ini merupakan kopi game tersegel paling lawas yang diketahui masih eksis.
>>> Promo Superindo 28 April 2026: Harga Hemat untuk Ayam, Susu, dan Tisu
Kondisi fisik game ini mendapatkan nilai 9.6 A++ dari Professional Sports Authenticator. Hal tersebut semakin mengukuhkan nilai premium di kalangan kolektor.
"Varian spesifik ini belum pernah muncul di lelang publik dalam kondisi tersegel, yang menunjukkan betapa langkanya varian ini," menurut listing dari Heritage Auctions.
Hanya ada tiga kopi Super Mario Bros produksi tahap kedua dengan format stiker mengkilap yang pernah dibuat, dan produk ini menjadi varian terbaiknya.
Menemukan kopi game dengan kondisi prima setelah beberapa dekade menjadi tantangan berat karena produk ini tidak dilapisi plastik.
Game beserta konsol tersebut berasal dari masa awal ekspansi Nintendo di Amerika Serikat.
>>> Erajaya Digital Luncurkan TWS Nothing Ear Open Blue di Indonesia
"Ini mewakili kesempatan terdekat yang bisa didapatkan seorang kolektor untuk memiliki momen ketika Super Mario Bros mengubah video game konsol dari sesuatu yang baru dan kurang populer menjadi bagian permanen dari sejarah," tulis Heritage Auctions.
Update Terbaru
Gua Onkalo di Finlandia Siap Jadi Tempat Penyimpanan Abadi Limbah Nuklir
Rabu / 17-06-2026, 01:05 WIB
Sinopsis Ashes to Crown, Drama China Zhou Yiran di Netflix
Rabu / 17-06-2026, 01:05 WIB
Cara Mudah Deteksi Alat Pelacak Tersembunyi di Android dan iPhone
Rabu / 17-06-2026, 01:04 WIB
Prancis Tantang Senegal pada Jadwal Piala Dunia 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:04 WIB
Daihatsu Mira TR-XX Avanzato R: Kei Car 4 Silinder Bertransmisi Manual Dilelang di AS
Rabu / 17-06-2026, 00:56 WIB
Prancis Hadapi Senegal di Laga Perdana Grup I Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 00:52 WIB
Dinas Pendidikan Jatim Buka Pendaftaran SPMB Tahap 2, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Rabu / 17-06-2026, 00:44 WIB
Prediksi Shio Juni 2026: Empat Zodiak China Ini Berpeluang Besar Raih Rezeki
Rabu / 17-06-2026, 00:44 WIB
Prediksi Peruntungan Shio Juni 2026: Empat Shio Ini Berpotensi Raup Rezeki Besar
Rabu / 17-06-2026, 00:44 WIB
4 Hari Besar yang Diperingati Setiap 17 Juni di Indonesia dan Dunia
Rabu / 17-06-2026, 00:35 WIB
Pertemuan Dramatis Jupiter: Bagaimana Planet Raksasa Hampir Hancur Selamanya
Rabu / 17-06-2026, 00:35 WIB
Pemerintah Tetapkan Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
Rabu / 17-06-2026, 00:32 WIB
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim sebagai Pelatih Baru
Rabu / 17-06-2026, 00:32 WIB
Redmi K90 Ultra Hadir dengan Kipas Pendingin Aktif dan Baterai 8.500 mAh
Rabu / 17-06-2026, 00:32 WIB






