Mengenal Sejarah dan Makna Filosofis Sakral Malam 1 Suro
Masyarakat Jawa memperingati momen pergantian Tahun Baru Islam atau 1 Muharram sebagai Malam 1 Suro. Waktu ini kerap dipandang sakral oleh sebagian besar masyarakat setempat.
Akar sejarah Malam 1 Suro bermula dari kebijakan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram Islam. Pemimpin tersebut memprakarsai lahirnya Kalender Sultan Agung-an atau kalender Jawa.
>>> Kondisi Haji Bolot Membaik, Pindah ke Ruang Rawat Inap
Langkah ini diambil karena perayaan adat di Jawa kala itu belum selaras dengan hari besar Islam.
Sultan Agung kemudian memadukan kalender Saka yang berbasis pergerakan Matahari dengan kalender Hijriyah demi memperkuat ajaran Islam.
Suasana yang tercipta pada perayaan ini umumnya berlangsung hening, syahdu, serta penuh makna. Momen ini dipakai masyarakat untuk menyelami diri, mengolah batin, dan menyatukan langkah dalam kesunyian.
Kesakralan tersebut juga lahir dari keyakinan masyarakat akan hadirnya keselamatan serta ketenteraman batin. Doa-doa dilantunkan secara khusus demi meraih keberkahan sekaligus menangkal marabahaya.
Tradisi Kejawen memandang momen ini sebagai waktu yang tepat untuk menarik diri dari keramaian duniawi. Masyarakat bahkan memiliki kebiasaan khusus guna menolak segala bentuk hingar-bingar.
Sudut Pandang Etnosains
Fenomena ini dapat dianalisis lewat etnosains. Pendekatan tersebut menghubungkan antara pengetahuan budaya lokal dengan konsep sains yang rasional.
Anggapan sakral ini terbentuk dari sistem kosmologi masyarakat Jawa yang berbasis pada perputaran bulan serta simbol spiritualisme.
>>> Tiga Puasa Sunnah Jelang Idul Adha, Ini Keutamaan dan Niatnya
Tradisi yang muncul mencerminkan kesadaran hubungan antara mikrokosmos atau diri manusia dengan makrokosmos atau alam semesta.
Ragam Tradisi Seni dan Budaya Jawa
Pergantian hari dalam kalender Jawa dimulai saat matahari terbenam pada hari sebelumnya, bukan pada tengah malam. Oleh karena itu, peringatan ini lazimnya digelar setelah waktu Maghrib tiba.
Sejumlah tradisi yang rutin dilaksanakan meliputi jamas pusaka, ruwatan, hingga ritual tapa brata.
Pihak Keraton biasanya mengutus para abdi dalem untuk mengarak gunungan tumpeng hasil bumi serta melakukan kirab benda pusaka.
Ritual Jamasan Pusaka menjadi pembuka rangkaian acara di Keraton Yogyakarta. Prosesi mencuci dan memandikan benda-benda sakral ini dilakukan secara khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.
Ribuan orang nantinya akan berkumpul dalam keheningan total pada malam hari untuk mengikuti ritual Mubeng Beteng.
>>> Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Ubah Tren Pembelian Mobil Bekas
Mereka mengelilingi benteng keraton tanpa menggunakan alas kaki dan tanpa mengeluarkan suara sebagai simbol perjalanan lahir batin.
Update Terbaru
KEI Learning Gelar Workshop Google Spreadsheet AI Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:27 WIB
Piala Dunia 2026 Bergulir, Namun Diterpa Skandal dan Diskriminasi
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
Israel Perluas Zona Kendali Militer di Lebanon Selatan Hingga Dekat Nabatieh
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
INDEF: Produksi PLTS dan BESS Dorong Penyerapan Mineral Kritis
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
Kemenkes Rekomendasikan 5 Bahan Tradisional untuk Redakan Batuk
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan untuk Redam Inflasi
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
PT Colorpak Indonesia Tbk CLPI Bagikan Dividen Tunai Rp52 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
Minimarket Robot Humanoid Mulai Beroperasi di Hong Kong
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
PT Surveyor Indonesia Perkuat Keandalan Sistem dan Kualitas Energi Nasional
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
Dokter Ungkap Risiko Jantung Pelari Muda Pascakematian Peserta JAKIM
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Messi Cetak Hat-trick, Samai Rekor Gol Klose di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Argentina Ungguli Aljazair 1-0 Berkat Gol Messi di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Kemenkes Peringatkan Bahaya Penularan Campak saat Libur Lebaran 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:22 WIB
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Pembuka Grup K Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:22 WIB






