Batuk merupakan respons alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari debu, kuman, maupun partikel asing.

Tenggorokan dan paru-paru menghasilkan lendir untuk menjaga kelembapan serta melindungi saluran napas.

in1

>>> The Fed Tahan Suku Bunga Acuan untuk Redam Inflasi

Jika keluhan berlangsung beberapa minggu atau disertai demam, pilek, hidung tersumbat, sesak napas, dan dahak berlebih, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih.

Selain pengobatan medis, racikan alami dapat digunakan sebagai pendamping untuk meringankan gejala.

Kementerian Kesehatan merekomendasikan beberapa ramuan tradisional yang aman dan mudah dibuat di rumah.

Lima Bahan Tradisional yang Direkomendasikan

Jahe dikenal sebagai rempah yang membantu meredakan batuk dan pilek.

Kandungannya dipercaya melegakan saluran pernapasan serta memberikan rasa hangat pada tubuh.

Cara mengolahnya: bakar satu ruas jahe, lalu memarkan. Rebus jahe bersama setengah gelas air dan sedikit gula jawa.

Kunyit memiliki sifat antioksidan dan antiradang yang dapat menjaga daya tahan tubuh.

Rempah ini juga sering digunakan untuk meredakan pilek, hidung meler, dan sakit tenggorokan.

Caranya: parut satu rimpang kunyit, ambil sarinya, lalu rebus dengan satu sendok gula jawa dan sedikit asam jawa.

Jeruk nipis mengandung vitamin dan senyawa yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi penyebab batuk dan pilek.

>>> PT Colorpak Indonesia Tbk CLPI Bagikan Dividen Tunai Rp52 Miliar

Campuran perasan jeruk nipis dengan madu sering digunakan untuk meredakan keluhan tenggorokan.

Kencur telah lama digunakan untuk meredakan batuk, mengencerkan dahak, serta memberikan sensasi hangat pada tubuh.

Rempah ini dipercaya membersihkan tenggorokan dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat penumpukan lendir.

Madu memiliki kandungan antimikroba yang membantu tubuh melawan kuman penyebab infeksi saluran pernapasan.