Bungie Tetap Lakukan PHK Massal Meski Pemain Destiny 2 Melonjak
Studio pengembang Bungie dikabarkan tetap akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal meskipun pembaruan terakhir game Destiny 2 berhasil memicu lonjakan jumlah pemain secara signifikan.
Informasi ini diungkapkan oleh jurnalis Forbes, Paul Tassi, melalui sebuah video YouTube terbaru. Ia melaporkan bahwa Bungie berencana memberhentikan sekitar 400 pegawai pada musim panas ini.
>>> PSSI Berlakukan Kuota Pemain Asing dan Insentif Finansial untuk Klub
Langkah efisiensi tersebut dinilai cukup besar dan mengancam keberlangsungan studio. Keputusan menghentikan pengembangan Destiny 2 membuat kru yang sebelumnya menangani game tersebut terancam kena PHK.
Sebagian karyawan kemungkinan akan dialihkan ke proyek pemeliharaan atau pengembangan game lain seperti Marathon.
Lonjakan Pemain Tak Ubah Keputusan
Paul Tassi juga mempertanyakan dampak lonjakan pemain Destiny 2 terhadap situasi manajemen di Bungie.
Jumlah pemain aktif game ini bahkan sempat melampaui total pemain aktif tertinggi dari game Marathon.
Namun, respons yang didapatkan justru mengkhawatirkan. Sumber memberikan jawaban singkat bahwa pergerakan komunitas pemain tersebut sama sekali tidak membuahkan hasil.
>>> Robert Lewandowski Jalani Laga Kandang Terakhir Bersama Barcelona
Peningkatan tajam jumlah pemain tampaknya tidak mengubah keputusan studio terkait masa depan waralaba Destiny 2.
Penghentian Dukungan dan Fokus ke Marathon
Sumber yang berbicara kepada Paul Tassi menyatakan bahwa Destiny 2 akan segera menerima perbaikan terakhir atau final hotfix.
Setelah itu, tidak akan ada lagi dukungan pengembangan lebih lanjut.
Dukungan masa depan hanya akan diberikan jika terdapat kendala teknis fatal yang membuat game tidak dapat dimainkan. Bungie dipastikan tidak menyisakan tim kecil untuk pemeliharaan rutin.
>>> Dishub DKI Atur Lalu Lintas di Sekitar TMP Kalibata saat Ziarah Nasional
Masa depan Destiny 2 kini telah menemui titik terang dengan penghentian konten baru. Bungie dilaporkan memilih untuk mengalihkan fokus sepenuhnya demi mendukung perkembangan game Marathon.
Update Terbaru
Gege Tiwa Rilis Single Keempat Menanti, Kisahkan Penyesalan dan Kehilangan
Jumat / 19-06-2026, 03:28 WIB
Messi Lolos Kartu Merah saat Argentina Hajar Aljazair di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:28 WIB
KEI Learning Gelar Workshop Google Spreadsheet AI Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:27 WIB
Piala Dunia 2026 Bergulir, Namun Diterpa Skandal dan Diskriminasi
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
Israel Perluas Zona Kendali Militer di Lebanon Selatan Hingga Dekat Nabatieh
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
INDEF: Produksi PLTS dan BESS Dorong Penyerapan Mineral Kritis
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
Kemenkes Rekomendasikan 5 Bahan Tradisional untuk Redakan Batuk
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan untuk Redam Inflasi
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
PT Colorpak Indonesia Tbk CLPI Bagikan Dividen Tunai Rp52 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
Minimarket Robot Humanoid Mulai Beroperasi di Hong Kong
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
PT Surveyor Indonesia Perkuat Keandalan Sistem dan Kualitas Energi Nasional
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
Dokter Ungkap Risiko Jantung Pelari Muda Pascakematian Peserta JAKIM
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Messi Cetak Hat-trick, Samai Rekor Gol Klose di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Argentina Ungguli Aljazair 1-0 Berkat Gol Messi di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB






