Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi optimistis badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda sejumlah sektor di Jawa Barat dapat diredam oleh tingginya investasi dan masifnya pembukaan kawasan industri baru.

Dedi mengungkapkan sejumlah kawasan industri di Jawa Barat kini sudah mulai membuka rekrutmen tenaga kerja seiring masuknya modal baru dan kesiapan operasional pabrik.

>>> Menko IPK AHY Tekankan Percepatan Rekonstruksi Infrastruktur Pascagempa Palu

Penyerapan tenaga kerja diproyeksikan terjadi dalam skala besar pada tahun 2027.

"Rekrutmen tenaga kerja baru juga tinggi. Kawasan-kawasan industri sudah mulai rekrut sekarang.

Sudah mulai jalan," ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan keyakinan tersebut didasarkan pada pemetaan berkala terhadap progres pembangunan fisik di sektor manufaktur dan industri strategis di Jawa Barat.

"Saya sudah tahu datanya. Banyak kawasan industri yang bangunannya sudah selesai dan siap beroperasi.

>>> Pemerintah Cermati Dampak Perdamaian AS-Iran terhadap Harga BBM

Tinggi kok kebutuhan tenaga kerjanya," katanya.

Dedi menilai daya tarik investasi Jawa Barat yang tetap kokoh di level tertinggi menjadi benteng pertahanan krusial dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sekaligus mesin pencetak lapangan kerja baru.

"Investasi dan arus industri ke Jawa Barat juga tinggi," ucapnya.

Kendati yakin pasar kerja kembali bergairah, Dedi memberikan catatan kritis mengenai ketatnya standarisasi industri global.

>>> Real Madrid Resmi Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea dengan Harga Rp1 Triliun

Ia mengingatkan para pencari kerja lokal untuk terus mengasah kompetensi dasar agar tidak tersisih dalam proses kurasi korporasi.