Sebuah studi genetika terbaru mengungkap hubungan mengejutkan antara komunitas pembangun megalitikum di Eropa Neolitikum.

Penelitian yang dipublikasikan ini menganalisis genom 203 individu dari situs Sorsum dan lima situs budaya Wartberg di Jerman.

>>> AI Hidupkan Kembali Tokoh Sejarah, Hasilnya Mengejutkan

Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun memiliki tradisi penguburan yang berbeda, populasi Sorsum secara genetik lebih dekat dengan kelompok Wartberg daripada dengan budaya TRB-barat lainnya.

Jaringan Keluarga Jarak Jauh

Para peneliti menemukan bukti jaringan keluarga yang luas, termasuk seorang ayah dan anak yang dimakamkan terpisah sejauh 225 kilometer.

Hubungan kekerabatan derajat kedua juga terdeteksi antar situs yang berjauhan, menunjukkan adanya pernikahan antar kelompok dan pertukaran sosial.

>>> Astronom Temukan Gaya Aneh yang Memilin Galaksi Ini Selama Miliaran Tahun

Temuan ini mengindikasikan bahwa populasi Sorsum dan Wartberg membentuk populasi yang berkesinambungan secara genetik, meskipun artefak budaya mereka berbeda.

Para ilmuwan berpendapat bahwa Sorsum mungkin merupakan cabang utara masyarakat Wartberg yang mengadopsi beberapa tradisi TRB-barat.

Studi ini juga mengonfirmasi bahwa penyebaran tradisi megalitikum di Eropa terjadi melalui difusi budaya, bukan migrasi massal.

>>> Meta Alihkan Fokus ke AI Setelah Pemangkasan Ribuan Karyawan

Tidak ditemukan hubungan genetik yang erat dengan populasi megalitikum yang lebih jauh, seperti di Kepulauan Inggris atau Skandinavia.