Situs arkeologi Liang Bua di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, kembali menjadi lokasi penelitian pelestarian DNA purba oleh tim ilmuwan internasional.

Riset berlangsung selama sekitar tiga minggu di tempat ditemukannya Homo floresiensis atau Manusia Hobbit.

>>> Harga Logam Dasar Melemah Akibat Ketegangan Timur Tengah dan Suku Bunga AS

Hannes, arkeolog asal Jerman yang tergabung dalam tim, menjelaskan bahwa keterlibatannya berawal dari kolaborasi dengan para pakar yang selama ini mengkaji situs prasejarah tersebut.

"Kami bekerja sama dengan para arkeolog di sana, dan saya mengenal Liang Bua melalui pekerjaan penelitian ini," ujarnya.

Selain fokus pada pelestarian DNA, tim internasional juga memanfaatkan waktu di Indonesia untuk mengeksplorasi dan menganalisis berbagai sisa fauna purba yang terkubur di kawasan tersebut.

"Kami berada di sini untuk mengevaluasi pelestarian DNA di Gua Liang Bua dan mengeksplorasi fauna yang ada. Kami akan mempresentasikan hasil temuan kami," kata Hannes.

Melalui kajian mendalam ini, ekosistem dan kehidupan prasejarah di Flores diharapkan dapat terpetakan dengan lebih jelas. Hannes juga menyampaikan pengalaman positif selama riset di Indonesia.

>>> Kanada Nyatakan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026

"Saya memiliki pengalaman yang sangat positif di Indonesia. Sangat, sangat positif," ujarnya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pemerintah setempat memberikan perhatian serius terhadap aktivitas ilmiah tersebut karena dampaknya yang besar bagi daerah, baik dari sektor ilmu pengetahuan maupun pariwisata berkelanjutan.

Bupati Manggarai, Heribertus Nabit, menegaskan bahwa kawasan Liang Bua merupakan aset krusial yang menyimpan nilai sejarah tinggi.

"Kita ingin Liang Bua menjadi destinasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan penelitian yang diakui dunia.

Pengembangannya harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga keaslian dan nilai penting situs ini," ujar Heribertus Nabit.

>>> Ketegangan Geopolitik Ubah Pola Investasi, Obligasi Tak Lagi Aman

Pemerintah Kabupaten Manggarai kini terus memperkuat sinergi lintas sektor guna merespons peningkatan kunjungan peneliti global. Hal ini membuktikan pentingnya posisi Liang Bua dalam sejarah evolusi manusia.