Ketegangan Geopolitik Ubah Pola Investasi, Obligasi Tak Lagi Aman
Ketegangan geopolitik yang meningkat biasanya mendorong investor beralih ke aset aman seperti obligasi pemerintah.
Namun, pola itu mulai berubah dalam gejolak pasar terbaru yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
>>> Montir Solo Ungkap Komponen Motor Listrik yang Paling Sering Rusak
Laporan Reuters pada Senin (9/6) menunjukkan bahwa pasar obligasi global justru ikut tertekan di tengah meningkatnya risiko geopolitik.
Kondisi ini menjadi perhatian karena aset yang selama ini dikenal sebagai safe haven tidak lagi memberikan perlindungan seperti biasanya.
Obligasi dan Saham Sama-sama Tertekan
Dalam kondisi normal, harga obligasi pemerintah cenderung naik ketika investor menghindari risiko dan menjual saham. Namun kali ini, saham dan obligasi justru bergerak searah.
Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Jerman mendekati level tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun bahkan menyentuh level tertinggi dalam beberapa dekade.
Kenaikan yield berarti harga obligasi sedang turun karena keduanya bergerak berlawanan arah.
Fenomena tersebut menunjukkan investor tidak hanya khawatir terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terhadap risiko inflasi yang dapat muncul akibat lonjakan harga energi.
Harga Minyak Jadi Kunci
Salah satu sumber kekhawatiran pasar berasal dari ancaman gangguan pasokan minyak dunia melalui Selat Hormuz, jalur perdagangan energi yang sangat penting bagi pasar global.
Jika konflik di Timur Tengah berlangsung lebih lama dan harga minyak bertahan tinggi, tekanan inflasi dapat meningkat di banyak negara.
Florian Ielpo, Head of Macro dan Multi-Asset Portfolio Manager Lombard Odier Investment Managers, menilai perubahan ekspektasi harga minyak dapat mengubah pandangan pasar secara drastis.
>>> IHSG 10 Juni 2026 Menguat ke 5.902 meski Asing Net Sell Rp3,13 Triliun
Update Terbaru
Kenali 4 Tanda Ginjal Rusak dari Warna dan Bau Air Kencing
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Kepergok Curi Ayam Aduan, Pria Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Nathalie Holscher Bela Ustaz Syam yang Dihujat Usai Ceramah di Pernikahannya
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Ganjar Hormati Langkah Kaesang Nyaleg dari Solo, Serahkan Penilaian ke Rakyat
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Harga Baterai Turun 35%, Tapi Mengapa Harga EV Tak Juga Murah?
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Kecelakaan Maut di Derby, Bayi Perempuan Tewas Bersama Tiga Orang Lain
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 27 Juli 2026: 12 Perjalanan, Tarif Rp8.000
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Jadwal KRL Jogja–Solo 27 Juli 2026: Rute, Tarif Flat Rp8.000, dan 15 Waktu Keberangkatan
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Emiliano Grillo Kejar Pimpinan Turnamen Usai Kelahiran Anak Kedua
Senin / 27-07-2026, 06:28 WIB
Palmeiras Jamu Atletico MG di Laga Perdana Nubank Parque
Senin / 27-07-2026, 06:28 WIB
Monyet Yatim Punch Rayakan Ulang Tahun Pertama di Kebun Binatang Jepang
Senin / 27-07-2026, 06:28 WIB
Cara Resmi Dapatkan Robux Gratis di Roblox, Aman dan Legal Juli 2026
Senin / 27-07-2026, 06:28 WIB
Add-on Gratis Chaos Cubed: Pixel Party Hadirkan Lima Minigame Arcade Baru di Minecraft
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Mantan Bintang NBA Isaiah Rider Ditahan Lagi karena Langgar Perintah Pengadilan
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB







