Kebutuhan layanan perawatan kendaraan listrik di Solo meningkat seiring bertambahnya pengguna roda dua berbasis baterai.

Berbagai jenis kerusakan mulai ditemukan oleh penyedia jasa perbaikan pada unit yang telah melewati masa pakai tertentu.

>>> IHSG 10 Juni 2026 Menguat ke 5.902 meski Asing Net Sell Rp3,13 Triliun

Pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, Alfian, mengungkapkan komponen yang paling sering memerlukan perbaikan. Baterai dan throttle gas menjadi bagian yang paling rentan mengalami kerusakan.

Menurut Alfian, throttle gas sering rusak karena terbuat dari plastik. Komponen ini mudah pecah ketika kendaraan terjatuh atau mengalami benturan.

"Throttle gas itu sering rusak karena terbuat dari plastik. Kalau terkena benturan biasanya pecah," kata Alfian.

Selain baterai dan throttle gas, komponen habis pakai seperti ban dan kampas rem juga sering diganti.

>>> Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Tajam per 10 Juni 2026

Penurunan performa pada kedua bagian ini umumnya terjadi akibat faktor durasi pemakaian yang sudah lama.

"Kalau yang sering rusak ya baterai, throttle gas, lalu part yang memang sudah masa pakai seperti ban dan kampas rem," ucap Alfian.

Tanda-tanda keausan pada ban dan kampas rem biasanya mulai terlihat setelah kendaraan digunakan lebih dari 1,5 tahun.

Hal ini tergantung pada intensitas pemakaian.

>>> Samsung Uji One UI 9 Berbasis Android 17 pada Galaxy S25 Hingga Seri A

Pengguna kendaraan listrik diimbau melakukan pemeriksaan berkala guna memantau kondisi komponen sejak dini. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan serta menekan biaya perbaikan.