Menyisihkan 30% dari gaji untuk investasi merupakan langkah strategis dalam membangun kekayaan jangka panjang.

Kebiasaan ini membantu menciptakan disiplin keuangan dan memanfaatkan efek compounding.

>>> Kejutan SDCC 2026: Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider, David Jonsson Warisi Mantel Black Panther!

Dengan alokasi yang konsisten, investor pemula dapat mulai membangun portofolio tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari.

Cara Menghitung Alokasi 30%

Hitung 30% dari gaji bersih bulanan setelah dipotong pajak dan kewajiban lain.

Misalnya, jika gaji bersih Rp5 juta, alokasi investasi sebesar Rp1,5 juta per bulan.

Jumlah ini bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan, namun idealnya tidak kurang dari 30%.

>>> Profil dan Biodata Skylar, Gold Laner Baru ONIC Esports

Rekomendasi Sektor Investasi Terbaik

Untuk pemula, sektor reksa dana pasar uang atau obligasi pemerintah bisa menjadi pilihan aman.

Saham blue chip di sektor perbankan, konsumen, dan infrastruktur juga direkomendasikan untuk pertumbuhan jangka panjang.

Investasi emas dan properti tetap menjadi opsi klasik yang stabil.

Penting untuk melakukan diversifikasi agar risiko tersebar.

>>> Resmi Bergabung dengan MCU, Ryan Gosling Siap Memerankan Johnny Blaze dalam Film 'Ghost Rider' yang Disutradarai Shawn Levy

Konsultasi dengan perencana keuangan dapat membantu menentukan pilihan sesuai profil risiko.