Komisi Warisan Arab Saudi mengumumkan penemuan prasasti batu dari periode awal Islam di Kegubernuran Al Mahd, wilayah Madinah.

Prasasti tersebut memuat nama khalifah kedua Islam, Umar bin Khattab R. A.

>>> Hansi Flick Perpanjang Kontrak di Barcelona Hingga Juni 2028

, dan dipahat menggunakan aksara Hijazi, salah satu bentuk tulisan Arab Islam tertua.

Batu bersejarah itu memiliki dua baris tulisan.

Baris pertama berbunyi "Semoga Allah menjadi pelindung Umar bin Khattab di dunia dan akhirat", sedangkan baris kedua bertuliskan "Tidak ada Tuhan selain Allah."

Penemuan ini merupakan bagian dari survei arkeologi yang mendokumentasikan 1.774 temuan selama dua musim lapangan di tiga kawasan: Al Suwayriqiyah, Al Muwayhiyah, dan Hadhah.

Tim ahli juga berhasil memetakan 156 situs arkeologi yang sebelumnya tidak tercatat di wilayah tersebut.

>>> Real Madrid Dikabarkan Segera Pulangkan Jose Mourinho Gantikan Arbeloa

Selain prasasti, survei mencatat 1.259 gambar seni cadas, 461 prasasti Islam, dan 34 prasasti dalam bahasa Thamudic.

Peninggalan lain yang teridentifikasi meliputi 11 struktur batu, tiga istana bersejarah, dua penanda jalur kafilah, empat sumur, serta puisi Arab kuno yang dipahat pada batu.

Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah kedua Khulafaur Rasyidin yang memimpin dari tahun 634 M hingga 644 M.

Masa kepemimpinannya ditandai perluasan wilayah Islam ke Timur Tengah dan Afrika Utara.

Keberadaan nama Umar dalam aksara Hijazi pada media batu menjadikan prasasti ini sebagai catatan fisik penting dari periode awal sejarah Islam.

>>> Trump Sebut Pembicaraan dengan Putin dan Zelenskyy 'Sangat Baik'

Temuan ini memperkuat posisi wilayah Madinah sebagai kawasan krusial dalam perkembangan peradaban Islam.