Gelandang Jhon Arias tampil memukau saat membawa Kolombia menghadapi Uzbekistan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Meksiko, Kamis (18/6) dini hari WIB.

Pemain bernomor punggung 11 itu menjadi andalan pelatih Néstor Lorenzo setelah sebelumnya mencetak dua gol dalam laga uji coba melawan Yordania.

>>> Musisi Kanada Ashley MacIsaac Gugat Google Rp24 Miliar Akibat Fitnah AI Overview

Kembali ke Meksiko menjadi momen emosional bagi Arias.

Sepuluh tahun lalu, ia sempat ditolak klub lokal Dorados de Sinaloa dan Tijuana saat masih berusia 18 tahun.

Mengenai pengalaman masa lalunya di negara tersebut, Arias mengaku kepada World Football Index bahwa pengalaman itu membantunya matang dan belajar budaya baru.

Karier Arias melesat dari divisi dua Kolombia ke Santa Fe, menjuarai Libertadores bersama Fluminense, sempat membela Wolverhampton di Inggris, hingga dibeli Palmeiras seharga Rp155 miliar.

>>> Moonton Rilis Kode Redeem ML 18 Juni 2026, Klaim Diamond dan Skin Gratis

Namun, performa apiknya yang bebas bergerak di posisi tengah Kolombia memicu kritik suporter Palmeiras terhadap pelatih Abel Ferreira yang sering memainkannya sebagai sayap atau bek lateral.

Sebelum berseragam Palmeiras, Arias sempat menjadi incaran utama Flamengo yang melayangkan tawaran 22 juta euro (sekitar Rp136 miliar).

Kepindahan itu urung karena masalah personal sang pemain.

Presiden Flamengo, Luiz Eduardo Baptista, melalui Charla Podcast mengatakan bahwa Arias tidak bergabung karena keputusan keluarga. Ia menilai Arias cocok di klub mana pun di Amerika Selatan.

>>> UBS Proyeksikan FTSE 100 Tembus 11.000 pada Akhir 2026

Kolombia selanjutnya akan menghadapi Republik Demokratik Kongo dan Portugal di fase grup yang berlangsung di Akron dan Miami, Amerika Serikat, hingga 27 Juni 2026.