Pemasangan alat pelacak atau GPS tracker pada kendaraan kini menjadi pilihan populer untuk meningkatkan keamanan mobil dari potensi kejahatan secara terintegrasi melalui ponsel.

Langkah preventif ini banyak diterapkan oleh pengusaha rental mobil untuk memantau posisi kendaraan.

>>> Mentan Tegur 180 Perusahaan Sawit yang Tak Sesuaikan Harga TBS Petani

Pilih Jaringan Minimal 4G LTE

Admin Superspring Bogor, Adi, membagikan beberapa panduan penting bagi pemilik kendaraan yang berencana memasang perangkat pelacak.

"Pilih jaringan yang tepat, minimal 4G.

Jangan membeli GPS tracker murah yang masih memakai jaringan 2G karena sinyalnya sudah mulai dinonaktifkan di banyak wilayah Indonesia.

Pilih yang sudah mendukung teknologi jaringan 4G LTE agar pelacakan tidak putus-putus," kata Adi.

>>> Kredit UMKM Masih Terkontraksi, Perbanas Soroti Rendahnya Permintaan

Selain faktor konektivitas, penentuan spesifikasi perangkat yang sesuai kebutuhan serta lokasi penempatan yang sulit ditebak menjadi poin krusial berikutnya.

"Kemudian, gunakan jasa teknisi profesional. Pemasangan GPS tracker konvensional membutuhkan suntikan kabel ke kelistrikan mobil (jalur aki dan kunci kontak).

Jika salah potong kabel, Anda berisiko merusak sistem ECU mobil atau menghanguskan garansi resmi pabrikan," kata Adi.

>>> Keeway Road Falcon Meluncur di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Harga Rp 57,8 Juta

Pemasangan GPS tracker pada mobil memerlukan pemilihan jaringan minimal 4G LTE dan penempatan tersembunyi demi menjaga keamanan kendaraan.