Perawatan motor listrik memang lebih sederhana dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin. Namun, pemilik tetap perlu memperhatikan beberapa aspek penting agar komponen utama, terutama baterai, tetap awet.

Menurut Adi, pemilik bengkel otomotif di Bekasi, Jawa Barat, sebagian besar kerusakan pada motor listrik sebenarnya bisa dicegah.

>>> Eriksen Kembali Kolaps Saat Membela Denmark, ICD Disebut Bekerja Normal

"Perawatan yang baik akan membantu memperpanjang umur motor listrik dan menjaga kinerjanya tetap optimal," ujarnya kepada Kompas. com, Minggu (7/6/2026).

Hindari Overcharging dan Jaga Daya Baterai

Salah satu poin krusial adalah pengisian daya.

Pemilik tidak boleh membiasakan pengisian baterai terlalu lama atau overcharging karena berisiko merusak kesehatan daya dalam jangka panjang.

Pengisian ulang sebaiknya dilakukan segera setelah motor selesai dipakai. Membiarkan baterai kosong terlalu lama bisa memicu penurunan performa, terutama pada unit yang jarang digunakan.

Lokasi penyimpanan juga penting. Motor sebaiknya ditempatkan di area kering dan terhindar dari cuaca ekstrem.

>>> Lionel Scaloni Berpeluang Samai Rekor Langka Vittorio Pozzo di Piala Dunia 2026

"Kalau memungkinkan, hindari menyimpan kendaraan di tempat yang terlalu panas atau terlalu lembap," kata Adi.

Bagi pemilik yang akan memarkir motor dalam waktu lama, disarankan mencabut soket baterai atau mematikan MCB (Miniature Circuit Breaker) untuk menekan konsumsi daya.

Saat mencuci motor, hindari menggunakan alat semprot air bertekanan tinggi atau steam.

Air yang terlalu deras bisa menembus ruang kelistrikan dan menyebabkan korosi pada konektor, meskipun komponen tersebut dirancang tahan cipratan.

>>> Polres Sumba Barat Daya Tahan Sopir Travel Tersangka Pelecehan Seksual

Pemeriksaan rutin ke bengkel tetap diperlukan untuk memantau kondisi motor penggerak dan sistem kelistrikan secara keseluruhan.