Pemilik sepeda motor listrik perlu waspada terhadap kerusakan dinamo setelah melewati genangan air.

Meski aman dari sengatan listrik, air yang merembes bisa memicu karat dan gangguan komponen dalam jangka panjang.

>>> Kementerian ESDM Evaluasi Kekurangan Pasokan Batu Bara PLN 20 Juta Ton

Adi Siswanto dari ByVolt EV, bengkel motor listrik di Pondok Gede, Jakarta Timur, menjelaskan langkah pencegahan utama.

"Pertama pastikan kondisi seal debu dalam keadaan baik, agar air tidak merembes masuk ke dalam dinamo," ungkapnya.

Selain seal debu, bantalan putar atau bearing juga perlu diperhatikan. Adi menyarankan penggantian bearing secara rutin.

"Sebaiknya mengganti bearing di bawah setahun sekali," katanya.

>>> Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen Demi Rupiah

Tindakan ini dapat meminimalkan risiko rembesan air yang berpotensi merusak sistem kelistrikan bagian dalam. Jika bearing sudah telat diganti, air bisa masuk dan menyebabkan jamur atau karat.

"Efeknya nanti hall sensor mati, magnetnya melemah, tenaga hilang, dan bisa sampai seret tidak bisa berputar," jelas Adi.

Oleh karena itu, perawatan rutin sangat penting.

Apabila kerusakan sudah terjadi pada motor hub, biaya perbaikan dinamo di bengkel spesialis bervariasi. "Tergantung kondisinya," kata Adi, dengan kisaran biaya Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu.

>>> Cara Mudah Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan Nonaktif Secara Online

Pembersihan setelah motor terendam air juga penting untuk mencegah tumpukan kotoran yang merusak struktur magnet. Dengan perawatan yang tepat, umur dinamo motor listrik bisa lebih panjang.