KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas untuk 6,7 Juta Pegawai
Setyo menegaskan bahwa penegakan moral pegawai pemerintah merupakan tanggung jawab kolektif para kepala daerah. Ia meminta gubernur dan bupati/wali kota untuk memberikan perhatian serius terhadap integritas ASN.
KPK telah menemukan berbagai bukti hukum terkait celah tersembunyi yang digunakan pelaku korupsi. Setyo mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi tidak akan berdampak tanpa kejujuran penggunanya.
Ia mengimbau aparatur negara waspada terhadap godaan uang ilegal saat bertugas. Ketajaman insting dinilai menjadi kunci utama dalam menghindari jeratan hukum penyuapan.
>>> Goldman Sachs Proyeksikan The Fed Naikkan Suku Bunga September
Menteri PANRB: Perkuat Budaya Integritas
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa penanaman moral pegawai merupakan proses berkesinambungan. Peluncuran program ini menjadi upaya bersama memperkuat budaya integritas dalam pelayanan publik.
Rini merumuskan lima pilar strategis penguatan moral birokrasi, termasuk penyematan nilai antikorupsi dalam proses bisnis pemerintahan.
Modul e-learning dirancang untuk mengikis budaya dilayani dan menggantinya dengan budaya melayani yang bersih dari gratifikasi.
Setiap pegawai yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat resmi dari LAN yang dapat dikonversi menjadi jam pelajaran.
Pemerintah juga menyiapkan sistem terpadu Smart ASN untuk mengantisipasi kendala keterbatasan sarana digital di daerah.
Kementerian PANRB berencana menerbitkan Surat Edaran Menteri untuk mewajibkan keikutsertaan seluruh instansi pusat dan daerah.
Partisipasi pegawai akan dipantau secara berkala melalui sistem INDATA dan diintegrasikan ke dalam skema 9 Kotak Manajemen Talenta nasional.
Rini mengimbau perubahan budaya kerja berwujud nyata dalam pelayanan prima bebas pungutan liar. "Tidak ada ruang bagi aparatur berkinerja tinggi, tetapi berintegritas rendah, untuk mengelola pemerintahan ini," ucapnya.
Daerah Percontohan dan Capaian
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana menambahkan bahwa program ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi bagi edukasi massal.
Update Terbaru
Cara Cek PIP 2026 Lewat HP untuk Pastikan Pencairan Dana
Kamis / 18-06-2026, 20:21 WIB
Wärtsilä Uji Coba Mesin Hidrogen Murni 100 Persen di Spanyol
Kamis / 18-06-2026, 20:21 WIB
Serangan DDoS ke Organisasi di Indonesia Melonjak 62 Persen pada Kuartal I-2026
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Aplikasi Game MAGER Hadirkan Bonus Harian Lewat Misi dan Event
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Meta Resmi Luncurkan WhatsApp Plus Berbayar di Indonesia, Ini Fiturnya
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Unhas dan MPR RI Jalin Kerja Sama Perkuat Nilai Kebangsaan
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Perluasan Lahan Tebu Situbondo Tembus 598 Hektare, Lampaui Target
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
KSP Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis Pelajar di Penjaringan Jakarta Utara
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 2027
Kamis / 18-06-2026, 20:16 WIB
BGN Kaji Klasterisasi Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Rektor UP: Nilai Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Implementasi
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Gorontalo
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Perpusnas Usul Tambahan Anggaran Rp357,77 Miliar untuk Literasi
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Hubungan Suami Istri dalam Islam Bernilai Pahala Sedekah Besar
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB






