OJK Soroti Resiliensi IHSG di Tengah Tekanan Ketidakpastian Global
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mendapat tekanan kuat dari ketidakpastian global.
IHSG sempat melemah di bawah level 6.000 pada pekan Juni 2026.
>>> Amar Bank Cetak Laba Bersih Rp71,12 Miliar pada Kuartal I-2026
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks saham berada di level 6.158,29 atau turun 1% setelah pertumbuhan terpangkas akibat pelemahan sejak perdagangan Rabu (17/6).
Meskipun demikian, OJK menilai pasar modal dalam negeri masih menunjukkan daya tahan yang memadai.
Hal ini ditandai dengan likuiditas yang cukup, membaiknya aktivitas transaksi, serta terkendalinya tekanan jual dari investor asing.
Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik OJK, Nailin Ni'mah, mengatakan tekanan terhadap IHSG masih berlanjut pada pekan Juni 2026 hingga sempat turun di bawah 6.000.
Namun, tren ini masih menunjukkan resiliensi pasar yang tetap terjaga meskipun dalam ketidakpastian.
Kondisi positif juga terjadi pada pasar obligasi yang tercatat stabil di tengah peningkatan risiko global.
>>> KPK Periksa 11 Saksi Kasus Pemerasan Imigrasi yang Jerat Silmy Karim
Sementara itu, industri pengelolaan investasi tumbuh positif dari sisi dana kelolaan secara year-to-date.
Nailin menambahkan, pertumbuhan jumlah investor yang signifikan menjadi 27 juta investor serta aktivitas penghimpunan dana korporasi yang tetap kuat menunjukkan pasar modal tetap menjalankan perannya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian.
Langkah Reformasi BEI
Untuk menjaga stabilitas, BEI saat ini menjalankan langkah reformasi termasuk dalam hal keterbukaan informasi pemilik manfaat akhir perusahaan.
Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan investor sekaligus meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia.
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang, mendorong perusahaan tercatat untuk meninjau struktur kepemilikan secara menyeluruh.
>>> Kementerian PU Kejar Target 93 Sekolah Rakyat Fungsional Juli 2026
Perusahaan juga diminta memastikan pengungkapan pemilik manfaat dilakukan dengan jelas serta mengintegrasikannya ke dalam praktik tata kelola perusahaan yang baik.
Update Terbaru
KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas untuk 6,7 Juta Pegawai
Kamis / 18-06-2026, 18:01 WIB
Samuel Sekuritas Borong Saham RLCO Rp661 Miliar Akibat Repo
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
Goldman Sachs Proyeksikan The Fed Naikkan Suku Bunga September
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
BGN Alihkan Anggaran Makan Gratis dari 76 Sekolah di Jawa
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
Sulsel Rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng, Distribusi Air ke 1.200 Hektare Lahan Lancar
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa Lobi China untuk Dukung Penerbitan Panda Bond Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen, Rupiah Mulai Pulih
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
Nonton Download Film Cerita Lila (2026) di Bioskop Bukan LK21: Perjalanan Hidup Nia yang Menguak Masa Lalu Lila
Kamis / 18-06-2026, 18:00 WIB
Kabar Duka! Agustinus Bambang Jusana Dirigen Indonesia yang Meninggal di Usia 56 Tahun pada Selasa, 16 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 17:57 WIB
Real Madrid Rekrut Ibrahima Konate secara Gratis dari Liverpool
Kamis / 18-06-2026, 17:56 WIB
Arema FC Kontrak Tujuh Pemain Lokal dan Pulangkan Hamzah Titofani
Kamis / 18-06-2026, 17:56 WIB
Janus Henderson Group Tingkatkan Kepemilikan Saham di Nike 12,5%
Kamis / 18-06-2026, 17:55 WIB
Janus Henderson Group Tambah Kepemilikan Saham di NIKE 12,5%
Kamis / 18-06-2026, 17:55 WIB
BKN Latih 145 Ribu ASN Kuasai Kecerdasan Buatan di Jakarta
Kamis / 18-06-2026, 17:55 WIB






