Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pembukaan lahan dengan metode pembakaran tidak lagi diperbolehkan.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Khusus Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis.

>>> Lurah dan PPSU Diminta Awasi Kabel Bermasalah Usai Kecelakaan Siswi SMAN 6

Raja Juli Antoni mengingatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan swasta, untuk tidak menggunakan cara murah dan singkat seperti membakar hutan.

Ia menyebut kepolisian dan kejaksaan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut.

Larangan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap gejala El Nino yang melanda Indonesia.

Hingga Mei 2026, seluas 81.000 hektare lahan terbakar akibat El Nino tahun ini.

Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa puncak El Nino diperkirakan terjadi pada Juli mendatang.

>>> KJRI Johor Bahru Kawal Kasus Kekerasan terhadap Tiga PMI Asal Aceh

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui prediksi bahwa El Nino akan menguat pada Juli.

Pemerintah pusat dan daerah telah berkoordinasi untuk melakukan langkah penanggulangan, termasuk operasi modifikasi cuaca dan teknik sekat kanal.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menekankan pentingnya persiapan matang untuk mencegah karhutla.

Ia mengingatkan bahwa kemajuan penanganan El Nino dari tahun ke tahun harus dijaga dan terus diperbaiki.

>>> Peningkatan Kualitas Guru Jadi Kunci Pengenalan AI Sejak Usia Dini

Kesepakatan bersama telah dibuat untuk menangani karhutla di seluruh Indonesia, khususnya di enam provinsi paling rawan.