PT Pertamina Patra Niaga secara berkala mengevaluasi harga bahan bakar minyak nonsubsidi, termasuk Pertamax series, setiap bulan.

Penetapan harga tersebut mengacu pada mekanisme pasar serta formula yang ditetapkan pemerintah di DKI Jakarta.

>>> Sudin Pendidikan Jaksel Dampingi Keluarga Siswi SMAN 6 Korban Kecelakaan

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi disesuaikan dengan perkembangan kondisi pasar dan faktor ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara biaya operasional perusahaan dan stabilitas ekonomi nasional.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil karena anggarannya dikendalikan langsung oleh pemerintah.

>>> Polda NTB Serahkan Mantan Kapolres Bima Kota ke Jaksa dalam Kasus Narkoba

Pada penyesuaian harga Juni 2025, Pertamina hanya membebankan sekitar 50 persen dari total selisih harga pasar internasional.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah dan menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

>>> Kiosgamer Gelar Event Bonus Top Up Eclipse Garena Free Fire

Masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi resmi melalui kanal Pertamina Customer Solution 135.