Artinya, ketika harga minyak mentah naik tetapi harga produk BBM di Singapura tidak berubah signifikan, kenaikan harga BBM di Indonesia bisa lebih terbatas.

Sebaliknya, harga BBM bisa naik meski harga minyak mentah turun jika harga produk di pasar regional meningkat.

Pengaruh Kurs Rupiah dan Biaya Distribusi

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga menjadi faktor penting. Sebagian besar transaksi minyak dan BBM internasional menggunakan dollar AS.

Ketika rupiah melemah, biaya impor minyak dan BBM meningkat, meskipun harga minyak dunia tidak berubah.

Kementerian ESDM menyebutkan, pelemahan kurs bersamaan dengan kenaikan harga minyak akan meningkatkan harga patokan BBM.

Indonesia sebagai negara kepulauan membuat biaya distribusi BBM menjadi komponen yang tidak kecil.

Selain biaya distribusi, ada margin, biaya operasional, penyimpanan, dan pajak yang ikut memengaruhi harga jual di SPBU.

Dalam formula harga BBM, harga patokan dihitung dari rata-rata MOPS ditambah biaya distribusi dan margin.

>>> Politisi Demokrat Desak Transparansi Proyek Golden Dome Trump

Artinya, meskipun harga minyak dunia turun, harga jual BBM tidak serta-merta turun jika komponen biaya lain masih tinggi.

Kapan Harga BBM Nonsubsidi Turun?

Pertanyaan ini sering muncul ketika harga minyak dunia melemah. Pemerintah memastikan harga BBM nonsubsidi akan mengikuti pergerakan harga minyak dunia, namun tidak secara langsung.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, ketika harga minyak dunia turun, harga BBM nonsubsidi pada akhirnya akan turun.

"Pasti.

Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun," ujarnya di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Namun, penurunan tidak terjadi secara real time karena harga BBM nonsubsidi tidak menggunakan harga minyak harian.