Persiapan taktis Timnas Korea Selatan terganggu setelah sebuah drone misterius terdeteksi mengintai sesi latihan tertutup mereka di Guadalajara.

Militer Meksiko segera bergerak melumpuhkan perangkat ilegal tersebut demi menjaga kerahasiaan strategi tim.

>>> Raul Gonzalez Buka Peluang Latih Timnas Indonesia di Masa Depan

Pasukan militer mengerahkan peralatan penumpas sinyal khusus setelah mendeteksi wahana terbang yang tidak terdaftar di sekitar kamp latihan.

Seorang agen federal Meksiko yang menolak diungkap identitasnya menegaskan intervensi bersenjata terpaksa dilakukan karena operator drone melanggar batas perimeter udara.

Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum bentrokan antara Korea Selatan dan Meksiko berlangsung.

Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-Bo, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas insiden yang berpotensi membocorkan skema permainan.

Namun, ia bersyukur karena unit pengacau sinyal militer bertindak cepat sebelum menu latihan inti dimulai.

"Jadi kemarin, saat kami latihan, ada drone di langit dan kami mengetahui fakta itu," ujar Hong dalam konferensi pers, dikutip ESPN, Kamis (18/6/2026).

"Namun untungnya, itu terjadi tepat sebelum kami mempraktikkan taktik kami. Jadi itu tidak berdampak signifikan bagi kami," lanjutnya.

Hong menekankan bahwa waktu menjelang pertandingan adalah fase paling krusial yang tidak boleh diusik pihak luar.

"Tapi saat kami bersiap untuk pertandingan, itu adalah waktu yang paling penting. Jadi apa yang terjadi sangat disayangkan," kata Hong.

>>> Kejagung Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Terkait Korupsi MBG

Hingga saat ini, otoritas setempat masih menutup rapat informasi mengenai dalang di balik penerbangan ilegal tersebut maupun potensi penangkapan.

Operasi pembersihan wilayah udara ini merupakan bagian dari proyek pengamanan masif yang melibatkan kepolisian domestik dan militer.