Harga Emas Dunia Melonjak 1 Persen, Penurunan Minyak Picu Gairah Safe Haven
Harga emas di pasar global mencatatkan penguatan lebih dari 1 persen pada sesi perdagangan Kamis (18/6/2026).
Pemulihan ini terjadi setelah komoditas tersebut sempat tertekan oleh proyeksi kebijakan ketat dari bank sentral Amerika Serikat.
>>> Goldman Sachs: Aliran Minyak Selat Hormuz Hanya Pulih 70 Persen pada Juni 2026
Dorongan positif bagi pergerakan logam mulia ini bersumber dari merosotnya harga minyak mentah di pasar global. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap lonjakan inflasi.
Hingga pukul 04.41 GMT, harga emas di pasar spot terangkat 1,3 persen menuju level US$ 4.311,83 per ons troi.
Padahal pada perdagangan Rabu (17/6/2026), aset aman ini sempat terpangkas 1,7 persen karena sinyal kelanjutan kenaikan suku bunga acuan.
Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk masa pengiriman Agustus bergerak turun 1,1 persen ke angka US$ 4.332,50.
Penurunan harga minyak dunia dipicu oleh beredarnya kabar kesepakatan temporer antara pemerintah Amerika Serikat dan Iran.
Langkah ambil untung oleh para pemodal menjadi salah satu pendorong utama pemulihan harga emas saat ini.
Kenaikan harga emas dinilai terjadi setelah komoditas tersebut mengalami koreksi yang cukup dalam pada hari sebelumnya.
"Kabar positif dari Timur Tengah yang menekan harga minyak menjadi katalis utama," ujar Wong.
Pihak Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah mempublikasikan 14 poin kesepakatan sementara.
Salah satu poin krusial di dalamnya mencakup perpanjangan masa gencatan senjata selama 60 hari demi membuka jalur diplomasi permanen.
Di samping isu geopolitik, investor juga terus memantau arah kebijakan moneter yang dipimpin oleh Ketua Dewan Gubernur The Fed, Kevin Warsh.
Sembilan dari 19 anggotanya sepakat mengenai urgensi penaikan suku bunga pada tahun ini.
Update Terbaru
OJK: Kepemilikan Saham di Bali Capai Rp7,95 Triliun pada Triwulan I 2026
Kamis / 18-06-2026, 15:04 WIB
HokBen Hadirkan Promo Spesial Hari Kebangkitan Nasional 19-21 Mei 2026
Kamis / 18-06-2026, 15:04 WIB
Saham BMW Anjlok 7 Persen Usai Pangkas Target Margin Operasional
Kamis / 18-06-2026, 15:04 WIB
Bank DBS Indonesia Genjot Dana Kelolaan Wealth Management Tumbuh 7 Persen
Kamis / 18-06-2026, 15:04 WIB
Mekanik Ungkap Ketahanan Transmisi CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Bekas
Kamis / 18-06-2026, 15:04 WIB
ALOGIC Luncurkan Layar Sentuh FOKUS, Monitor Aspekt Touch 27", dan Webcam IRIS 2 4K
Kamis / 18-06-2026, 15:01 WIB
OPPO Enco Air5 Siap Meluncur di India, Tawarkan Peredam Bising Aktif
Kamis / 18-06-2026, 15:01 WIB
Paperocks Indonesia Targetkan Penjualan Rp80,53 Miliar pada Kuartal II-2026
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB
Sistem Kamera Tesla Bisa Dikelabui Boneka Cristiano Ronaldo
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB
Harga Emas Dunia Melonjak ke US$ 4.297,04 per Ons Troi
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB
IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.159, Investor Khawatir Review MSCI
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB
Perbanas: 88 Persen UMKM Informal Masih Andalkan Dana Pribadi
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB
Baca Prediksi Nano Machine Chapter 317 Bahasa Indonesia, Mode Serius! Konflik Belum Selesai
Kamis / 18-06-2026, 15:00 WIB






