Kekhawatiran soal ketahanan transmisi CVT pada mobil bekas kerap muncul di kalangan konsumen. Namun, mekanik spesialis menyebut belum ada masalah kronis pada Mitsubishi Xpander maupun Toyota Veloz.

Menurut Ko Freddy dari DOMO Transmisi, transmisi CVT pada Xpander tergolong andal karena usia kendaraan masih muda. Rata-rata unit yang beredar saat ini keluaran 2021 atau 2022.

>>> ALOGIC Luncurkan Layar Sentuh FOKUS, Monitor Aspekt Touch 27", dan Webcam IRIS 2 4K

"Xpander yang CVT kan sama dengan Sienta, Yaris. Kalau ngomong problem, enggak begitu banyak juga karena mobilnya masih muda semua," ungkapnya.

Ia menambahkan, uji ketahanan transmisi yang sesungguhnya baru akan terlihat setelah pemakaian lebih dari lima tahun. Kunci utama menjaga performa CVT adalah rutin mengganti oli transmisi.

Perbandingan Harga dan Spesifikasi

Toyota Veloz generasi terbaru varian 1.5 Q CVT tahun 2021-2022 menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD). Transmisi ini menggantikan matik 4-percepatan lama dan diklaim lebih irit.

>>> OPPO Enco Air5 Siap Meluncur di India, Tawarkan Peredam Bising Aktif

Konsumsi BBM Veloz mencapai 15 km/liter untuk rute dalam kota. Harga bekasnya berkisar Rp196 juta hingga Rp285 juta.

Mesin 2NR-VE pada Veloz menghasilkan tenaga 104-106 PS dengan torsi 136-139 Nm. Fitur unggulan adalah Toyota Safety Sense (TSS) pada tipe tertinggi.

Sementara itu, Mitsubishi Xpander facelift akhir 2021 mengadopsi CVT untuk kenyamanan berkendara. Mesin MIVEC 1.5L menghasilkan tenaga 103-105 PS dan torsi 141 Nm.

>>> Paperocks Indonesia Targetkan Penjualan Rp80,53 Miliar pada Kuartal II-2026

Harga bekas Xpander periode 2021-2022 berkisar Rp170 juta hingga Rp285 juta. Tipe Ultimate dilengkapi Electric Parking Brake, Brake Auto Hold, dan suspensi yang lebih nyaman.