Pelatih Portugal Roberto Martinez menyoroti hilangnya variasi serangan timnya setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.

Pertandingan berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, Kamis (18/6) waktu setempat.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 19 - 21 Juni 2026

Portugal unggul lebih dulu melalui gol Joao Neves pada menit keenam. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah penyerang Kongo Yoane Wissa menyamakan kedudukan menjelang turun minum.

Evaluasi Taktik Martinez

Martinez menilai timnya kehilangan variasi dalam serangan dan fluiditas penguasaan bola setelah gol awal.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang bagus bagi kami, tetapi tidak terjadi demikian.

Saya pikir kami kehilangan sedikit variasi dalam serangan, kehilangan fluiditas dalam penguasaan bola, dan membiarkan mereka kembali menemukan bentuk permainan mereka," ujar Martinez.

>>> Angkat Beban Bantu Metabolisme Tulang di Usia Tua

Mantan pelatih tim nasional Belgia tersebut menilai gol penyama kedudukan dari Kongo telah mengubah alur pertandingan secara drastis.

"Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol itu membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi memang seperti itulah yang terjadi di Piala Dunia," kata Martinez.

Meski kecewa dengan hasil imbang, Martinez memberikan apresiasi terhadap etos kerja dan perjuangan para pemainnya yang terus menekan hingga menit terakhir.

"Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat.

>>> Barantin Temukan Empat Hambatan Produk Desa Menuju Ekspor

Kami terus mencoba hingga akhir pertandingan. Kami bisa belajar dan berkembang banyak dari laga ini," tutur Martinez.