UBS Proyeksikan FTSE 100 Tembus 11.000 Akhir 2026
Bank Swiss UBS memproyeksikan indeks FTSE 100 di Bursa Saham London akan melonjak hingga sembilan persen menuju level 11.000 pada akhir tahun 2026.
Laporan yang dirilis Rabu, 17 Juni 2026, menyebut pertumbuhan laba korporasi yang tangguh dan lonjakan harga minyak mentah menjadi pendorong utama optimisme pasar ekuitas Inggris.
>>> Kejagung Teliti Permohonan Justice Collaborator Mantan Petinggi BGN
Strategi ekuitas UBS Matthew Gilman menjelaskan bahwa pasar Inggris terus diuntungkan oleh penilaian yang masuk akal dengan rasio harga terhadap pendapatan masa depan sebesar 12,4 kali.
Angka tersebut sedikit di bawah rata-rata jangka panjang sebesar 12,8 kali sejak tahun 1990.
Gilman memprediksi pertumbuhan laba emiten Inggris mencapai 11 persen tahun ini berkat dorongan raksasa komoditas, disusul kenaikan 10 persen pada 2027 saat output ekonomi membaik.
Namun, bank tersebut tetap mempertahankan peringkat netral untuk ekuitas Inggris karena lebih memilih pasar yang memiliki pertumbuhan struktural lebih tinggi.
"This should continue to support UK equities, but we see a brighter outlook for other regions," kata UBS dalam nota penelitiannya.
Pihak bank menambahkan bahwa dalam skenario dasar di mana gangguan energi relatif singkat, potensi keuntungan lebih besar ada di pasar siklikal.
Di sisi lain, paparan tinggi Inggris terhadap sektor energi dan bobot rendah pada sektor industri dinilai dapat membebani pergerakan indeks.
"In our base case where energy disruptions are relatively short-lived, we see greater potential for gains in more cyclical markets that have experienced the most weakness in recent months, with the UK's high exposure to the energy sector also likely to weigh on it," ujar UBS.
Update Terbaru
OJK Tetapkan Jajaran Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Menaker Dorong Pemerataan Peserta dan Perusahaan di Magang Nasional 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Aspermigas: Ruang Penurunan Harga Pertamax Terbuka Lebar
Kamis / 18-06-2026, 12:29 WIB
Tamara Tyasmara Nilai Vonis 20 Tahun Yudha Arfandi Belum Setimpal
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Trailer Spider-Man: Brand New Day Isyaratkan Peran Sadie Sink sebagai Jean Grey
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Roblox Terapkan Klasifikasi Akun Berdasarkan Usia Secara Global
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Pratinjau Swiss vs Bosnia: Nati Incar Tiga Poin di Los Angeles
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
LPEI: Ekspor Kakao RI Tumbuh 36% di Tengah Tekanan Pasokan Global
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Messi Cetak Hattrick, Argentina Bantai Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.796 per Dolar AS pada Kamis Siang
Kamis / 18-06-2026, 12:25 WIB
Blibli dan idEA Beri Tanggapan soal Kewajiban NIB dalam Permendag Terbaru
Kamis / 18-06-2026, 12:25 WIB
Dinkes Banten: Usia Produktif Dominasi Kasus Diabetes, Capai 94.607
Kamis / 18-06-2026, 12:24 WIB
Indef: KDMP Berpeluang Kurangi Ketergantungan pada Rentenir
Kamis / 18-06-2026, 12:24 WIB
Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Tergantung di Taman Pramuka Tangerang
Kamis / 18-06-2026, 12:24 WIB






