Suku Bunga AS Bertahan, Harga Emas Dunia Tertekan
Harga emas dunia mengalami penurunan setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan ini disertai sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun.
Berdasarkan proyeksi terbaru, sembilan pejabat The Fed memperkirakan minimal satu kali kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin persentase tahun ini.
>>> Phintraco Sekuritas Prediksi IHSG Melemah Akibat Suku Bunga BI
Enam di antaranya bahkan memproyeksikan sedikitnya dua kali kenaikan.
Dalam pertemuan perdana di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) secara bulat mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate pada kisaran 3,5% hingga 3,75%.
Kebijakan ini langsung memicu pelemahan harga obligasi pemerintah AS, penguatan dolar, serta penurunan nilai saham.
Keputusan tersebut menandai empat pertemuan berturut-turut di mana para pejabat memilih untuk menahan suku bunga.
Fokus kekhawatiran bank sentral kini bergeser dari pasar tenaga kerja ke sektor inflasi. Tekanan inflasi ini salah satunya didorong oleh dampak konflik Iran terhadap harga energi global.
Melalui pernyataan resmi setelah pertemuan, para pejabat menyatakan bahwa inflasi masih tinggi dan berkomitmen untuk mengembalikan stabilitas harga.
Pelaku pasar kini mengantisipasi penuh potensi kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Kondisi suku bunga yang lebih tinggi umumnya menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.
FOMC juga menghapus referensi mengenai penyesuaian suku bunga lebih lanjut yang dinilai sebagai sikap hawkish.
“Dot plot FOMC yang sangat dan tidak terduga hawkish membuat reli emas baru-baru ini dari level US$4.000 terlihat lebih sebagai dead cat bounce taktis daripada pembalikan tren yang bersifat struktural,” kata Nicky Shiels, kepala strategi logam di MKS Pamp SA.
Update Terbaru
Saham GOTO Stagnan di Rp 50 Meski Rencana Buyback Rp 3,5 Triliun
Kamis / 18-06-2026, 07:40 WIB
KPK Dalami Dugaan Pemberian Uang ke Pansus Haji DPR
Kamis / 18-06-2026, 07:40 WIB
Saham GOTO Stagnan di Rp 50, Buyback Rp 3,5 Triliun Ditunggu
Kamis / 18-06-2026, 07:40 WIB
Prodia Diagnostic Line IPO, Lepas 30% Saham ke Publik
Kamis / 18-06-2026, 07:37 WIB
Kemenpar Targetkan 19,1 Juta Wisman pada 2027
Kamis / 18-06-2026, 07:37 WIB
Kadin: Bioetanol Bisa Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 07:36 WIB
PT Prodia Diagnostic Line IPO Saham Maksimal Rp62,74 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 07:36 WIB
Microsoft Hadirkan EA Sports FC 26 dan Call of Duty Vanguard di Xbox Game Pass
Kamis / 18-06-2026, 07:36 WIB
Kemenpar Targetkan Kunjungan Wisman Capai 19,1 Juta pada 2027
Kamis / 18-06-2026, 07:36 WIB
Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 07:36 WIB
Kemnaker Umumkan Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2
Kamis / 18-06-2026, 07:35 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah Setelah Pakta Damai AS-Iran Ditandatangani
Kamis / 18-06-2026, 07:35 WIB
Stellantis Pilih Dua Mitra Misterius untuk Masa Depan Maserati
Kamis / 18-06-2026, 07:32 WIB
Kylian Mbappe Targetkan Prancis Juara Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 07:32 WIB






