Yield Obligasi AS Naik Tipis Jelang Rapat Perdana The Fed di Bawah Kevin Warsh
"Warsh dapat, misalnya, kembali menegaskan keyakinannya terhadap peningkatan produktivitas yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI), yang pada akhirnya dapat menjadi alasan bagi suku bunga kebijakan yang lebih rendah di masa mendatang," tulis Tukker dalam risetnya.
>>> WNA Pimpin DSI, Pakar Minta Fokus Pada Kompetensi Bukan Kewarganegaraan
Selain keputusan suku bunga, investor juga akan mencermati gaya komunikasi Warsh dalam menyampaikan arah kebijakan moneter.
Selama delapan tahun terakhir, pasar keuangan terbiasa mencari petunjuk kebijakan dari pernyataan Jerome Powell yang mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua The Fed pada Mei lalu.
Chief Investment Officer Main Street Research, James Demmert, mengatakan rapat FOMC kali ini menjadi salah satu yang paling penting dalam beberapa tahun terakhir karena pasar harus mulai beradaptasi dengan gaya komunikasi ketua bank sentral yang baru.
"Rapat FOMC hari Rabu bisa dibilang menjadi salah satu yang paling penting dalam beberapa waktu terakhir karena investor kini harus mulai memahami gaya komunikasi Ketua The Fed yang baru, yang tentunya membutuhkan masa penyesuaian bagi pasar," ucap Demmert.
Sementara itu, di Inggris, tingkat inflasi pada Mei 2026 tercatat sebesar 2,8 persen secara tahunan atau sedikit lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar.
Data resmi yang dirilis pada Rabu menunjukkan inflasi tetap bertahan di level tersebut, sementara para ekonom yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan inflasi mencapai 3 persen.
Kantor Statistik Nasional Inggris (Office for National Statistics/ONS) menyebutkan kenaikan harga pada sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar inflasi selama Mei.
Namun, tekanan tersebut sebagian diimbangi oleh penurunan harga makanan dan minuman non-alkohol.
Merespons data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, yield obligasi pemerintah Inggris atau gilt turun di seluruh tenor.
>>> Mengenal Cafezinho, Budaya Ngopi Tradisional Unik Khas Brasil
Yield gilt tenor 10 tahun terakhir tercatat turun lebih dari 3 basis poin ke level 4,756 persen.
Update Terbaru
OJK Targetkan Porsi Pembiayaan Produktif Fintech Lending Capai 50 Persen
Rabu / 17-06-2026, 20:52 WIB
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Jelang Evaluasi MSCI Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
IHSG Berpotensi Menguat ke Level 7.200 pada Akhir 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
AAUI Buka Peluang Revisi Target Pertumbuhan Premi Asuransi Umum
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
Tesla Kuasai Lebih dari Setengah Pasar EV AS, Saingan Banyak yang Tumbang
Rabu / 17-06-2026, 20:48 WIB
Cara Membuat SIM Digital Lewat HP di Aplikasi Digital Korlantas
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Meta Batasi Birokrasi dan Tambah Anggaran demi Dongkrak Semangat Karyawan
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Saham Merdeka Battery Materials Menguat Usai Umumkan Buyback Rp1,46 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Bocoran Galaxy Z Fold 8: Harga Lebih Mahal dari Z Fold 7
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Modifikasi Genetik Muncul Tanpa Jejak Orang Tua, Ilmuwan Bingung
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Kementerian ESDM Terapkan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:39 WIB
Enam Daerah Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:39 WIB
Toyota Beri Garansi Baterai Veloz Hybrid hingga 8 Tahun
Rabu / 17-06-2026, 20:37 WIB
PBSI Gelar Simulasi Internal Antisipasi Regulasi Baru BAJC 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:36 WIB






