Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026. Indeks terkoreksi 34,22 poin atau 0,55% ke level 6.220,74.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 288 saham menguat, 391 saham melemah, dan 137 saham stagnan.

>>> Kementerian ESDM Buka Peluang Penurunan Harga BBM Nonsubsidi

Menyikapi kondisi tersebut, analis menyusun rekomendasi teknikal untuk beberapa emiten pada Kamis, 18 Juni 2026.

Rekomendasi Saham ISSP, BJBR, dan AKRA

Saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) diproyeksikan masih berpotensi membentuk lower low. Langkah ini untuk menguji support Fibonacci di level 358.

Pelemahan didasarkan pada posisi grafik harian yang masih di bawah MA20. Namun, peluang reversal terbuka jika level 358 bertahan.

Rekomendasi: Buy on Weakness 360-370. Support Rp 358, resistance Rp 400 dan Rp 414.

>>> Samsung Rilis Patch Keamanan Mei 2026 untuk Galaxy Watch FE hingga Watch 4

Saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) kembali tertahan di area resistance 780-790. Hal ini memicu potensi swing negatif jangka pendek.

Meski MACD masih memberi sinyal penguatan tren, fluktuasi membuat strategi speculative buy menjadi opsi. Rekomendasi: Speculative Buy.

Support Rp 750, resistance Rp 830.

Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menunjukkan pola inverted hammer. Stochastic dead cross terjadi di area overbought.

>>> PT Provident Investasi Bersama Tbk Himpun Obligasi Rp 2,3 Triliun untuk Refinancing

Volume menurun, namun MACD mengindikasikan potensi golden cross. Pelaku pasar dapat entry buy jika saham bertahan di zona 1195-1215 dan menunjukkan rebound.