Pengamat: Minat Investor Energi Bersih Buka Peluang Pendanaan Panas Bumi

Pengamat pasar modal Dipo Satria Ramli menilai meningkatnya perhatian investor terhadap energi bersih membuka peluang lebih besar bagi perusahaan panas bumi untuk memperoleh pendanaan jangka panjang.
Minat investor global terhadap sektor energi bersih terus meningkat seiring komitmen berbagai negara mencapai target net zero emission.
>>> Simpanan Kelas Menengah Bawah April 2026 Tumbuh, Ekonomi Belum Pulih
Di tengah kebutuhan investasi yang besar untuk transisi energi, proyek energi terbarukan dinilai memiliki peluang luas mengakses pendanaan, termasuk pengembangan panas bumi di Indonesia.
"Memang ada beberapa tipe investor niche tertentu yang hanya fokus pada clean energy.
Jadi, proyek-proyek panas bumi dengan prospek yang jelas akan sangat menarik bagi mereka," kata Dipo, Senin (15/6/2026).
Menurut Dipo, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berada dalam posisi menguntungkan karena memiliki portofolio proyek yang relatif matang dibandingkan banyak pengembang lain.
Kesiapan proyek menjadi salah satu faktor utama yang diperhatikan investor sebelum menempatkan modal.
Pada awal Juni, tiga proyek panas bumi PGE berpotensi memperoleh dukungan pendanaan internasional setelah masuk dalam Green Book 2026 oleh Kementerian PPN/Bappenas.
Ketiga proyek tersebut mencakup PLTP Lumut Balai Unit 3 (55 MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 (55 MW), serta PLTP Lahendong Unit 7–8 (50 MW).
Proyek yang memiliki kepastian offtaker, kesiapan infrastruktur pendukung, dan peta jalan pengembangan yang jelas akan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan maupun investor internasional.
Selain kesiapan proyek, skema bisnis panas bumi di Indonesia dinilai memiliki daya tarik tersendiri.
Dipo menuturkan, pendapatan dari penjualan listrik panas bumi kepada PLN menggunakan denominasi dolar AS sehingga mampu mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar.
Update Terbaru
Real Madrid Tolak Permintaan Dani Ceballos untuk Pindah Gratis
Rabu / 17-06-2026, 20:16 WIB
Sinopsis The First Jasmine: Balas Dendam dan Kawin Politik Bai Lu
Rabu / 17-06-2026, 20:15 WIB
Pemegang Saham Toyota Setujui Susunan Direksi Baru, Akio Toyoda Kembali Jadi Chairman
Rabu / 17-06-2026, 20:15 WIB
Kemenperin Percepat Kesiapan Industri AMDK Hadapi SNI Wajib Oktober 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:15 WIB
Real Madrid Resmi Rekrut Bernardo Silva dari Manchester City
Rabu / 17-06-2026, 20:12 WIB
Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp... Naik 18,6 Persen
Rabu / 17-06-2026, 20:09 WIB
Real Madrid Resmi Rekrut Bernardo Silva dengan Kontrak Dua Musim
Rabu / 17-06-2026, 20:09 WIB
Czinger 21C dengan Serat Karbon Memudar dari Merah ke Abu-Abu
Rabu / 17-06-2026, 20:08 WIB
Bernadya Terinspirasi Musik Audy Item di Album Baru
Rabu / 17-06-2026, 20:08 WIB
Realme Sediakan Empat Pilihan HP NFC Harga Rp2 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 20:08 WIB
OVO dan Finansialku Edukasi Masyarakat Kelola Keuangan Digital
Rabu / 17-06-2026, 20:08 WIB
Lagu 'SWIM' BTS Bertahan 12 Pekan di Billboard Hot 100
Rabu / 17-06-2026, 20:05 WIB
Bebelac dan Alfamidi Gelar Little Star Fun Run Surabaya 2026, Diikuti 700 Anak
Rabu / 17-06-2026, 20:04 WIB
Prajogo Pangestu Borong 6,8 Juta Saham BREN Saat Harga Turun
Rabu / 17-06-2026, 20:04 WIB






