>>> Suhu Panas Global Ancam Piala Dunia FIFA 2026

"Pembayaran revenue dari PLN untuk geothermal dilakukan dalam mata uang dolar AS.

Jadi walaupun rupiah mengalami pelemahan, tetap menarik karena tidak ada currency risk atau risiko nilai tukar yang signifikan," ucap Dipo.

Dipo menambahkan bahwa kebutuhan pendanaan untuk mendukung transisi energi global akan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi proyek energi hijau yang memiliki prospek bisnis kuat untuk memperoleh sumber pendanaan yang lebih beragam.

"Transisi energi membutuhkan investasi yang besar dan berkelanjutan.

Dalam konteks itu, panas bumi Indonesia memiliki peluang yang sangat baik untuk menjadi magnet pendanaan global," jelas Dipo.

Sebagai negara dengan potensi panas bumi terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki posisi strategis dalam menarik investasi hijau global.

Energi panas bumi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional karena mampu menyediakan pasokan listrik stabil sepanjang waktu (baseload).

Sejalan dengan agenda transisi energi nasional, pengembangan panas bumi menjadi salah satu prioritas dalam RUPTL PLN 2025-2034 melalui target peningkatan kapasitas EBT.

>>> Simpanan Kelas Menengah Bawah di Bank Tumbuh 5,4 Persen pada April 2026

Meningkatnya minat investor terhadap sektor ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pengembangan panas bumi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam investasi energi bersih global.