Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menghadapi tekanan jual signifikan dari investor pasif asing.

Hal ini terkait rencana pengumuman hasil peninjauan indeks global oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada akhir Juni 2026.

>>> Lionel Messi Samai Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia

Dua agenda penting MSCI menjadi pemicu, yaitu Global Market Accessibility Review pada 19 Juni dan Market Classification pada 23 Juni 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyebut pergerakan ini didorong oleh pengelola dana pasif.

"Mungkin yang dimaksud yang passive fund ya, yang selama ini mengacu kepada MSCI," ungkap Hasan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Dinamika pasar modal ini terkait dengan aksi pelepasan saham massal oleh investor global setelah MSCI mengeluarkan beberapa emiten Indonesia dari daftar konstituennya.

"Itu sebenarnya sudah terjadi kalau kita catat momentum terbesarnya terjadi di akhir hari masa rebalancing yaitu di tanggal akhir hari perdagangan bulan Mei yaitu di tanggal 29 Mei 2026 yang lalu.

>>> 5 Rekomendasi Tablet SIM Card Murah Terbaik 2026, Harga Rp1–3 Jutaan

Kan kelihatan tuh net sale-nya besar sekali ya. Nah itu menandakan sudah keluarnya posisi pasif-pasif fund asing," jelas Hasan.

Meskipun aktivitas perdagangan masih didominasi aksi jual investor asing, perbaikan transparansi dan reformasi struktural di pasar modal domestik diharapkan mampu memulihkan kepercayaan pasar.

"Saya optimis nanti terkonfirmasi di hasil review market accessibility dan benar-benar nanti dikuatkan dengan konfirmasi waktu hasil dari market classification.

Nah kita harapkan itu menjadi acuan bagi seluruh investor terutama investor asing untuk kemudian secara selektif masuk kembali ke pasar modal kita," pungkas Hasan.

Berdasarkan data Bloomberg, sentimen pengumuman peninjauan MSCI ini diperkirakan dapat memicu aksi jual bersih oleh investor asing hingga US$ 13 miliar.

>>> Menteri PU Pastikan Pembiayaan Proyek Sekolah Rakyat Berjalan Aman

Sementara itu, data RTI Business mencatat arus keluar modal asing masih berlangsung di tengah penguatan IHSG sebesar 7,92% pada pekan lalu dengan net foreign sell mencapai Rp 5,64 triliun.