Manajemen raksasa Red Bull mendesak Direktur Olahraga RB Leipzig, Marcel Schäfer, untuk memberhentikan pelatih kepala Ole Werner pada Rabu, 17 Juni 2026.

Tekanan internal ini menguat menyusul keretakan hubungan antara Werner dan Kepala Sepak Bola Global Red Bull, Jürgen Klopp, terkait arah taktik klub.

>>> Nathan Cleary Suntik Antiboncos Demi Laga State of Origin Kedua

Perselisihan tersebut memuncak karena perbedaan pandangan sepak bola yang mendalam di antara keduanya.

Klopp, yang musim panas lalu merekomendasikan perekrutan Werner, menghadapi perlawanan tak terduga dari mantan pelatih Werder Bremen tersebut mengenai strategi tim di lapangan.

Laporan media menyebutkan dinamika konflik membuat hubungan kedua pihak retak total.

Meskipun Werner memiliki kontrak hingga 2027 dan berhasil membawa Leipzig ke posisi ketiga Bundesliga serta mengamankan tiket Champions League, tekanan dari lingkungan korporasi Red Bull tidak terbendung.

>>> Portugal Hadapi RD Kongo pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Werner mencatatkan rata-rata 1,95 poin per pertandingan, melampaui rekor Ralf Rangnick dan Julian Nagelsmann, serta mengumpulkan 65 poin setelah perombakan skuad besar-besaran.

Schäfer dilaporkan telah dua kali menggagalkan upaya pemecatan Werner pada musim dingin dan musim semi lalu.

Namun, posisi Schäfer kini melemah dalam perebutan kekuasaan internal karena petinggi Red Bull menginginkan perubahan besar untuk menghadapi kompetisi musim depan.

Mantan pemain Bayern Munich, Martín Demichelis, kini mencuat sebagai kandidat kuat pengganti pilihan kubu Klopp, meskipun ia baru saja terdegradasi dari LaLiga bersama RCD Mallorca.

>>> Alwi Farhan Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026

Jika opsi Demichelis gagal, grup Red Bull dikabarkan telah menyiapkan rencana cadangan dengan memulangkan Danny Röhl ke Salzburg dari Glasgow Rangers.