BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Riau
Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) untuk Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (17/6/2026).
Pencanangan ini menandai dimulainya pendataan menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha di daerah tersebut.
>>> AtlasGo Tunjuk Wasudewan sebagai CEO untuk Ekspansi ke Sektor Otomotif
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti memilih Kepri sebagai lokasi pencanangan karena pertumbuhan ekonominya mencapai di atas 7 persen pada Triwulan I 2026.
Angka tersebut menempatkan Kepri di posisi tertinggi kelima secara nasional.
"Jadi Kepri adalah salah satu provinsi utama yang menjadi perhatian kami di pusat. Semoga Kepri harus menjadi juara dalam pelaksanaan sensus ekonomi 2026," kata Amalia.
Amalia menjelaskan bahwa julukan "Permata Biru" bagi Kepri mencerminkan potensi ekonomi yang luar biasa.
Potensi tersebut harus diasah melalui ketersediaan data yang akurat untuk mendorong kemajuan daerah secara maksimal.
"Oleh sebab itu, sensus ekonomi akan hadir untuk mengasah permata biru tersebut. Sensus ekonomi ingin menghadirkan permata biru menjadi kemajuan bagi Kepri," ungkap Amalia.
Pelaksanaan SE2026 didasarkan pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Sensus berlangsung dalam dua fase, yakni pengisian mandiri daring pada 1 Mei-31 Agustus 2026 dan pencacahan pintu ke pintu pada 15 Juni-31 Agustus 2026.
"Kami berharap Kepri bisa menghadirkan hasil sensus ekonomi terbaik dibandingkan dengan provinsi lainnya," ucap Amalia.
>>> Wonderlab Senayan City Hadirkan Wahana Bermain Imersif Berbasis Mekatronik
Untuk mengantisipasi keraguan masyarakat mengenai validitas petugas di lapangan, BPS mewajibkan penggunaan rompi resmi, surat tugas, dan kartu identitas dengan QR Code.
QR Code tersebut terhubung ke dasbor pelacakan langsung.
"Jadi kalau nanti masyarakat mempertanyakan ini petugas asli atau petugas abal-abal, bisa di-scan QR code-nya. Kalau dia asli pasti terdaftar di dalam dashboard kami.
Update Terbaru
CEO Take-Two Kembali Buka Suara soal Lama Pengembangan GTA 6
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB
Haier Luncurkan TV HQLED P7 Pro Series dengan Google TV dan Gemini AI di India
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB
Portugal vs RD Kongo: Laga Perdana Grup I Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB
MNC Digital Rilis Panduan Streaming Sinetron Terikat Janji Tanpa Buffering
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB
AtlasGo dan Sun Motor Mitsubishi Hadirkan Platform AI DealerView untuk Penjualan Mobil
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB
Indodana Finance Sediakan PayLater di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB
Timnas Inggris Hadapi Kroasia di Laga Perdana Grup L Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 21:00 WIB
Sinetron Jejak Duka Diandra Episode 142: Sidang Dimulai, Kecelakaan Hambat Adiputra
Rabu / 17-06-2026, 21:00 WIB
BEM Unair Desak Pembatalan Program Makan Bergizi Gratis di Grahadi
Rabu / 17-06-2026, 20:59 WIB
Kemenhub Lanjutkan Pembahasan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Rabu / 17-06-2026, 20:56 WIB
Penyebab Doa Salat Tahajud Belum Dikabulkan Menurut Hadits
Rabu / 17-06-2026, 20:56 WIB
OJK Terbitkan Kebijakan Khusus untuk Sektor PVML Jaga Stabilitas Keuangan
Rabu / 17-06-2026, 20:56 WIB
Saham Papan Akselerasi Melonjak 12,71%, Ungguli Papan Utama dan Pengembangan
Rabu / 17-06-2026, 20:56 WIB
OJK Beri Kebijakan Khusus untuk Sektor PVML, Longgarkan Kepemilikan Asing
Rabu / 17-06-2026, 20:54 WIB






