Salat tahajud merupakan ibadah yang sangat dianjurkan karena waktu pelaksanaannya berada di sepertiga malam terakhir, saat Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya.

Meski demikian, tidak jarang doa yang dipanjatkan setelah salat tahajud belum juga terkabul.

>>> OJK Terbitkan Kebijakan Khusus untuk Sektor PVML Jaga Stabilitas Keuangan

Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman, "Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya, siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan memberinya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, Aku akan mengampuninya."

Faktor Tertundanya Pengabulan Doa

Menurut buku "Ketika Allah Mengabulkan Doa Mereka" karya Shalih bin Rasyid al-Huwaimil, tertundanya pengabulan doa bisa menjadi ujian kesabaran atau cobaan bagi seorang hamba.

Sikap tergesa-gesa juga menjadi penyebab utama doa terhambat.

Rasulullah SAW bersabda, "Doa kalian akan diijabah selama dia tidak tergesa-gesa untuk mohon dikabulkan, dan berkata, 'Saya telah berdoa, namun hingga saat ini belum terlihat doaku dikabulkan'."

(Muttafaq 'alaih)

Hadits riwayat Muslim menjelaskan bahwa orang yang tergesa-gesa akan merasa usahanya sia-sia dan akhirnya berhenti memohon kepada Allah.

Faktor lain yang menghalangi terkabulnya doa adalah perbuatan maksiat yang terus dilakukan serta memutus tali silaturahmi.

>>> Saham Papan Akselerasi Melonjak 12,71%, Ungguli Papan Utama dan Pengembangan

Dalam hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW menyatakan bahwa Allah pasti mengabulkan permohonan hamba atau menjauhkannya dari keburukan, selama hamba tersebut tidak kembali berbuat dosa atau merusak silaturahmi.

Seorang laki-laki bertanya, "Jadi, kita memperbanyak (doa)?" Rasulullah menjawab, "Allah lebih banyak lagi (mengabulkan permintaan kalian)."

Sikap yang Harus Dijaga Saat Berdoa

Umat Islam dianjurkan untuk terus menjaga kemantapan hati dan menghindari rasa cemas berlebih saat menunggu terkabulnya harapan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al Baqarah ayat 186, "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat.

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku."

Janji pengabulan doa juga tertuang dalam surat Gafir ayat 60, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu."

>>> OJK Beri Kebijakan Khusus untuk Sektor PVML, Longgarkan Kepemilikan Asing

Imam Ibnu al-Jauzi dalam kitab Shaid al-Khatir menjelaskan bahwa jawaban atas permohonan bisa datang dengan cepat, ditunda untuk waktu tertentu, atau dijadikan tabungan pahala di akhirat.