Nathan Cleary, halfback New South Wales Blues, dipastikan menjalani suntikan pereda nyeri agar bisa bertanding di laga kedua State of Origin melawan Queensland Maroons di Melbourne, Rabu (17/6/2026) malam.

Langkah medis ini diambil setelah Cleary mengalami cedera tulang panggul dan robek otot perut akibat benturan dengan rekan setimnya, Addin Fonua-Blake, pada menit ke-15 laga pertama.

>>> Portugal Hadapi RD Kongo pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Cedera tersebut membuat Cleary kesulitan duduk dan berbaring selama tiga hari setelah pertandingan pembuka, meski ia tetap mampu menyelesaikan laga dan membawa Blues menang 22-20.

Kondisi Cedera dan Perawatan

Dokter tim New South Wales Blues, Nathan Gibbs, mengungkapkan bahwa pemindaian MRI menunjukkan memar besar dan kerusakan jaringan otot perut yang melekat pada tulang panggul Cleary.

Menurut Gibbs, Cleary memiliki kemampuan luar biasa dalam mengatasi rasa sakit di lapangan, setara dengan pemain elit dunia.

Cleary mengaku tidak berpikir untuk keluar lapangan pada babak pertama dan memilih suntikan penahan sakit saat jeda pertandingan.

"Saya tidak tahu itu kepala Addin yang menyebabkan cedera. Yang saya ingat, sakit sekali.

Saya sampai jeda, disuntik, dan langsung enak," ujar Cleary.

Pemain berusia 28 tahun ini juga mengapresiasi kerja staf fisioterapi dari Penrith Panthers dan tim NSW yang membantunya pulih, termasuk saat tampil membela Panthers mengalahkan Wests Tigers 68-0 pekan lalu.

"Saya tidak akan keluar. Itu tidak terpikir sama sekali.

Saya hanya berharap suntikan itu bekerja, dan ternyata berhasil. Anda tidak ingin memberi tahu lawan.

Untung kami punya pekan libur – itu sangat membantu. Saya beruntung memiliki fisioterapis dan staf medis di NSW dan Penrith," kata Cleary.