Apple terus mengembangkan Siri dengan kemampuan kecerdasan buatan yang lebih canggih.

Laporan terbaru dari Bloomberg mengindikasikan bahwa asisten virtual ini berpotensi menjadi agen AI yang dapat mengoperasikan perangkat secara mandiri.

>>> BRI Luncurkan Tiga Reksadana Dolar AS Lewat BRImo

Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Siri yang diperbarui kini memiliki arsitektur modern yang memungkinkan perluasan fungsi di masa depan.

Salah satu kemampuan yang diincar adalah kontrol aplikasi berbasis suara yang lebih presisi.

Konteks Pribadi dan Kesadaran Layar

Fitur utama yang hadir adalah konteks pribadi dan kesadaran layar. Kemampuan ini memungkinkan Siri mengakses informasi dari email, pesan, file, kalender, dan aplikasi lain.

Contoh penggunaannya termasuk memindahkan janji temu, mencari rekomendasi TV dari percakapan lama, atau membuat acara kalender dari informasi di aplikasi pihak ketiga.

Fitur-fitur ini sebenarnya sudah diumumkan Apple pada Juni 2024, namun baru dirilis tahun ini setelah mengalami penundaan.

Peningkatan Pemahaman Permintaan

Siri juga menunjukkan peningkatan dalam memahami permintaan pengguna. Contohnya, versi sebelumnya sering salah mengartikan perintah navigasi, tetapi kini lebih akurat.

Asisten ini kini dapat melakukan pencarian web bertenaga AI, mencari resep, mengedit teks, hingga mengecek daftar hiburan lokal.

>>> Niramas Utama Targetkan Dana IPO Rp392 Miliar untuk Ekspansi Inaco

Meski begitu, Siri masih tertinggal dari ChatGPT, Gemini, dan Claude dalam tugas kompleks seperti riset mendalam, penulisan laporan, atau analisis data.

Gurman menganalogikan Siri seperti iMovie dan ChatGPT seperti Final Cut Pro, cocok untuk tugas umum namun belum untuk pekerjaan profesional.

Apple Intelligence juga mendapat pembaruan lain seperti peningkatan Image Playground, Genmoji, alat perluasan gambar, dan fitur Clean Up untuk menghapus objek dari foto.

Kepala teknik Siri, Mike Rockwell, menyebut arsitektur baru ini sepenuhnya modern dan dapat diperluas.

Sementara Craig Federighi, kepala software Apple, mengatakan pengembangan masih fokus pada pengalaman pengguna yang tepat.

Versi beta Siri AI masih memiliki sejumlah masalah seperti respons lambat, kueri dibatalkan, dan kontrol HomeKit yang tidak konsisten.

Namun, laporan menyebut masalah ini bisa diperbaiki sebelum rilis publik akhir tahun ini.

>>> Klasemen Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Puncaki Lewat Fair Play

Jika berhasil, Siri yang diperbarui dapat mengurangi kekhawatiran tentang posisi AI Apple dan mendukung peluncuran produk masa depan seperti iPhone lipat dan perangkat bertenaga AI lainnya.