Banyak orang mengonsumsi vitamin E untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, pertanyaan mengenai waktu terbaik meminumnya sering muncul.

Menurut ahli gizi Johannah Katz, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa konsumsi vitamin E di pagi hari lebih baik daripada malam hari.

>>> Menkeu Usulkan Pagu Indikatif Kemenkeu 2027 Rp 49,80 Triliun

"Komposisi makanan jauh lebih penting dibanding waktu konsumsi," ujarnya.

Vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Oleh karena itu, tubuh memerlukan lemak untuk membantu penyerapannya.

Ahli gizi Rachael Ajmera menyarankan vitamin E dikonsumsi bersama makanan atau camilan yang mengandung lemak sehat. Contohnya alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, atau biji-bijian.

Saat lemak memasuki saluran pencernaan, tubuh melepaskan empedu dan enzim. Proses ini memecah dan menyerap vitamin E dengan lebih baik.

Mengonsumsi vitamin E saat sarapan hanya dengan kopi dan roti tawar dinilai tidak efektif. Sebaiknya disertai sumber lemak sehat.

Kebutuhan Suplemen dan Sumber Alami

Mayoritas orang dewasa sehat sebenarnya tidak membutuhkan suplemen vitamin E. Kebutuhan nutrisi ini dapat terpenuhi melalui pola makan seimbang.

Bukti ilmiah yang mendukung suplemen vitamin E untuk kesehatan kulit masih terbatas.

>>> Harga Tembaga Melonjak Imbas Kesepakatan Damai AS dan Iran

Suplemen biasanya diperlukan bagi individu dengan kondisi medis tertentu, seperti kekurangan vitamin E atau gangguan penyerapan lemak.

Kebutuhan vitamin E dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari.

Sumber yang direkomendasikan antara lain biji bunga matahari, almond, selai kacang, kacang tanah, minyak bunga matahari, minyak safflower, hazelnut, dan bayam.

Asupan vitamin E dapat ditingkatkan dengan cara sederhana, seperti menaburkan biji bunga matahari pada salad.

Memasak menggunakan minyak nabati atau menjadikan almond panggang sebagai camilan juga bisa menjadi pilihan.

Makanan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan vitamin E, tetapi juga menyediakan nutrisi lain yang berguna bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

>>> Harga Emas Antam 15 Juni 2026 Naik Rp 18.000 Per Gram

Fokus pada pola makan bergizi tetap menjadi strategi utama untuk menjaga kesehatan kulit.