Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan kesiapan Kementerian Kesehatan untuk menyediakan tenaga ahli kesehatan dan gizi anak guna mendukung langkah baru Badan Gizi Nasional (BGN).

Pernyataan itu disampaikan Budi saat menerima kunjungan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).

>>> Steven Spielberg Rilis Film Disclosure Day Bertema Alien

"Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan," kata Budi Gunadi Sadikin.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, serta Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus beserta jajaran direktur jenderal.

Empat Langkah Strategis BGN

Dalam kesempatan itu, Nanik memaparkan empat langkah strategis BGN.

>>> Harga Minyak Dunia Melemah Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga AS

Langkah tersebut meliputi refocusing penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, pembenahan dapur operasional, serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Refocusing penerima manfaat akan mengarahkan sasaran utama program Makan Bergizi Gratis kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang masuk dalam domain kesehatan masyarakat.

>>> Hati-Hati, Makanan Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut

Kementerian Kesehatan menyiapkan tenaga ahli gizi anak untuk mendukung penataan ulang program tersebut.