Malam yang semula santai berubah menjadi mimpi buruk bagi Clavicular saat ia dibanting ke tanah oleh dua pria yang mengaku melakukan 'penangkapan warga' di Miami, Jumat malam.

Insiden terekam dalam video yang memperlihatkan dua pria mencengkeram Clav—nama asli Braden Peters—dan menjatuhkannya ke aspal di tempat parkir di luar Balai Kota Miami.

>>> John Herdman Tantang Pemain Lokal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Buktikan Layak

Kedua pria tersebut diduga adalah satpam dari klub malam yang baru saja ditinggalkan Clav dan temannya, Drago. Mereka mengikuti mobil Clav setelah terjadi keributan di dalam klub.

Dalam video, Clavicular tampak tak berdaya saat dipiting di tanah, bahkan sempat dicekik. Ia terdengar mengatakan kesulitan bernapas.

Sementara itu, Drago terlibat adu mulut dengan salah satu pelaku.

Polisi Miami akhirnya tiba di lokasi. Clavicular dan kedua pria tersebut saling bercerita dengan versi berbeda, namun isinya tidak jelas terdengar.

Tak satu pun yang ditahan. Clavicular tidak tercatat sebagai tahanan di penjara Miami-Dade.

>>> Milos Joksic Bawa Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola ke Garudayaksa FC

Ia justru merespons kejadian itu di media sosial X pada Sabtu pagi.

Ia mengutip video yang dibagikan Drago dan menulis, 'Drago adalah tangan kananku, legenda sejati. W Drago.'

Ini bukan pertama kalinya Clavicular terlibat dalam perkelahian.

Pada Maret lalu, ia ditangkap dan didakwa dengan tuduhan baterai ringan setelah diduga memicu perkelahian antara seorang wanita berusia 19 tahun dan mantan pacarnya yang berusia 24 tahun, Violet.

Namun, sumber dekat Clavicular membantah tuduhan tersebut. Kini, ia tampak menertawakan insiden terbaru ini.

>>> Tahun 536: Tahun Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia?

TMZ telah menghubungi polisi Miami untuk informasi lebih lanjut, namun belum mendapat tanggapan.