Implan Mata Pemulih Penglihatan bagi Tunanetra Dapat Izin Edar di Eropa

Sebuah implan mata yang dapat membantu orang buta melihat kembali akan segera dipasarkan, setidaknya di Eropa.
Science Corporation yang berbasis di AS mengumumkan pada Rabu bahwa mereka telah menerima persetujuan dari Uni Eropa untuk menangani pasien dengan alat bionik mata pemulih penglihatan bernama Prima.
>>> Trailer Perdana Blade Runner 2099 Rilis, Konfirmasi Tayang 2026
CEO Max Hodak menyebutnya sebagai "implan koklea untuk penglihatan" dalam pernyataan kepada Stat News.
Perangkat ini dirancang untuk mengobati degenerasi makula lanjut, penyebab utama kehilangan penglihatan pada orang dewasa yang lebih tua.
Bentuk parah dari kondisi ini menyumbang hampir 90 persen kebutaan legal di AS, menurut satu perkiraan.
Prima menggunakan chip nirkabel yang ditanamkan di bawah retina, yang terhubung dengan kacamata berkamera.
Kacamata mengirimkan video dalam bentuk cahaya inframerah dekat yang diubah chip menjadi sinyal listrik yang ditafsirkan otak.
Science Corp pertama kali mempublikasikan hasil uji klinis awal pada akhir 2024, menunjukkan pasien dapat mengenali wajah dan bahkan membaca buku.
>>> Magomed Ankalaev Kembali Bertarung Lawan Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi
"Salah satu pasien kami di Prancis baru saja menyelesaikan novel setebal 300 halaman dan mengirimkan bukunya kepada kami," kata Hodak kepada TechCrunch.
Hodak, yang ikut mendirikan Neuralink bersama Elon Musk sebelum keluar untuk mendirikan Science Corp, mengakui teknologinya masih perlu banyak perbaikan.
"Ini versi awal.
Seperti melihat melalui sedotan di tengah penglihatan mereka," katanya kepada Financial Times, seraya menyebutnya sebagai "bukti kuat" bahwa perusahaan berada di jalur yang benar.
Setiap perangkat Prima diperkirakan berharga ratusan ribu dolar, namun Science Corp mengatakan sedang bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan untuk menanggung sebagian biaya.
Perangkat ini kemungkinan besar akan mulai digunakan di Jerman, tempat uji klinis dilakukan.
>>> Granada CF Jamu Real Betis di Trofeo Ciudad de Granada
Neuralink juga mengerjakan implan penglihatan bernama Blindsight, namun uji coba pada manusia belum dimulai.
Update Terbaru
Ranma 1/2 Season 3 Tayang 3 Oktober, Tambah Pengisi Suara Baru
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pelatih Vietnam Buka-bukaan Resep Tumbangkan Timnas Voli Indonesia
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pemerintah AS Dorong Veteran Jadi Sopir Truk Lewat Program Freedom Haulers
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Salahdine Parnasse Resmi Gabung UFC, Langsung Headliner Paris Lawan Dan Hooker
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Trailer Perdana Blade Runner 2099 Rilis, Konfirmasi Tayang 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Magomed Ankalaev Kembali Bertarung Lawan Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Granada CF Jamu Real Betis di Trofeo Ciudad de Granada
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Athletics Rekrut Mantan Peraih Cy Young Dallas Keuchel ke Kontrak Minor League
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh di Hari Pertama Camp Patriots
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Daniel Weyman: Gandalf 'Telah Tiba' di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Crunchyroll Hapus Sejumlah Anime Termasuk Blood Blockade Battlefront dan Black Lagoon
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Thunder 3: Isekai Paling Aneh Musim Panas 2026 dengan Gaya Visual Unik
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Clavicular Dibanting ke Aspal saat 'Penangkapan Warga' di Miami
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB
John Herdman Tantang Pemain Lokal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Buktikan Layak
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB







