Milos Joksic resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Garudayaksa FC untuk menghadapi BRI Super League musim 2026/2027.

Pelatih asal Serbia itu mengusung filosofi permainan yang berfokus pada kedisiplinan di setiap area lapangan.

>>> Tahun 536: Tahun Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia?

Joksic mengungkapkan hal tersebut melalui unggahan di akun Instagram resmi Garudayaksa FC pada Kamis (23/7/2026).

"Filosofi melatih sangat penting bagi saya. Kedisiplinan, disiplin di setiap bagian lapangan," kata Joksic.

Ia memperoleh filosofi tersebut saat mengikuti pendidikan lisensi UEFA Pro, di mana ia banyak belajar dari pelatih asal Jerman, Jürgen Klopp, ketika masih menangani Borussia Dortmund.

Strategi Total Football ala Joksic

Selain disiplin, Joksic menekankan pentingnya penguasaan bola dalam strategi yang akan diterapkannya.

"Mereka sering menyebutnya sebagai total football. Saya ingin tim saya menguasai bola, mencetak banyak gol, tetapi juga mencatat banyak clean sheet," ujarnya.

>>> Kejagung Terima Emas 74 Kg dan Valas Ratusan Miliar dari Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Menurut Joksic, keberhasilan tim ditentukan oleh kemampuan seluruh pemain untuk bermain disiplin dan saling mendukung di setiap area lapangan.

"Di setiap bagian lapangan, tim harus bereaksi, bermain dengan baik, dan bekerja sama. Ini tentang semangat tim.

Dengan level permainan seperti itu, saya yakin kesuksesan bisa diraih," katanya.

Garudayaksa FC menunjuk Joksic sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027 menggantikan Widodo C. Putro.

Sebelum bergabung, Joksic memiliki pengalaman panjang di sepak bola Thailand sejak 2010. Ia pernah menangani Rajpracha FC, Muangthong United, dan Uthai Thani.

>>> CCTV Rusak, Polisi Kesulitan Cari Rekaman Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone

Pada musim 2025/2026, Joksic melatih Uthai Thani di kasta tertinggi Liga Thailand. Ia memimpin tim dalam 27 pertandingan dengan rata-rata perolehan 1,26 poin per laga.