Gasperra: Kenaikan BI Rate Berpotensi Bebani APBN via KPR SSB
Faktor lain yang menggerus daya beli MBR di kota besar adalah tingginya ongkos kebutuhan harian, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga biaya sewa rumah.
"Daya beli MBR yang tinggal di kota besar terbebani biaya operasional, transportasi, makan, kontrakan dan lain-lain. Sulit untuk menabung dan tidak lagi ada kemampuan untuk mengangsur KPR," katanya.
>>> Kurs Rupiah 12 Juni 2026 Menguat Perkasa ke Level Rp 17.860
Persoalan ditambah oleh dominasi pekerja sektor informal yang porsinya diperkirakan mencapai 60% dari total tenaga kerja. Kelompok ini kerap terganjal syarat perbankan.
"Pekerja informal sebanyak 60 persen, susah lolos di perbankan," ujarnya.
Solusi: Hunian Vertikal dan Pengendalian Harga Lahan
Sebagai solusi, Junaidi mendorong pemerintah mengintensifkan pembangunan hunian vertikal di wilayah perkotaan agar mendekatkan tempat tinggal MBR dengan lokasi kerja mereka.
"Solusinya adalah penyediaan rumah vertikal di wilayah perkotaan khusus MBR di perkotaan," katanya.
Gasperra juga mengapresiasi insentif perumahan seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis, bunga KPR 5%, dan asuransi.
"BPHTB gratis, DP 1 persen, bunga 5 persen, asuransi merupakan vitamin bagi MBR dan ini langkah maju pemerintah.
PBG gratis dan lain-lain merupakan vitamin buat pengembang," ujarnya.
Kendati demikian, fokus pemerintah disarankan mulai diarahkan pada pengendalian harga lahan yang terus melambung serta berbagai biaya transaksi pengadaan tanah.
Menurutnya, keberhasilan program perumahan rakyat di masa depan tidak lagi ditopang oleh aspek kemudahan pembiayaan semata, tetapi juga regulasi biaya penyediaan lahan.
>>> KCIC Terapkan Tarif Dinamis Tiket Whoosh Mulai Rp250 Ribu Sambut Libur Panjang
"Problem-nya sekarang bagaimana insentif terhadap harga tanahnya, komponen biaya akibat transaksi tanah, kebijakan apa yang harus diambil?" katanya.
Update Terbaru
FIFA Tetap Bayar Penuh Gaji Wasit Somalia yang Dideportasi AS
Minggu / 14-06-2026, 18:58 WIB
Pertamina NRE Pasang PLTS dan BESS di Kapal Oil Barge Patra 2303
Minggu / 14-06-2026, 18:58 WIB
Cara Ikut Kirab Malam 1 Suro Keraton Yogyakarta 2026 Tanpa Pendaftaran
Minggu / 14-06-2026, 18:56 WIB
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tambah Tekanan Pelaku UMKM
Minggu / 14-06-2026, 18:52 WIB
Psikologi Ungkap Kepribadian Wanita Penyuka Kucing: Mandiri hingga Reflektif
Minggu / 14-06-2026, 18:52 WIB
Timnas Inggris Targetkan Juara Piala Dunia 2026 di Amerika Utara
Minggu / 14-06-2026, 18:48 WIB
Mehdi Taremi Kritik Intervensi Politik di Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 18:48 WIB
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Tampil Senin 15 Juni
Minggu / 14-06-2026, 18:48 WIB
Amalan Sunnah Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Diamalkan Umat Muslim
Minggu / 14-06-2026, 18:48 WIB
BPI Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.077 Jadi 200 Perusahaan
Minggu / 14-06-2026, 18:48 WIB
Potensi Relaksasi RKAB Batubara 2026 Beri Angin Segar bagi Emiten Kontraktor
Minggu / 14-06-2026, 18:44 WIB
BRIN Temukan Bakteri Probiotik Antikanker dari Madu Lebah Tanpa Sengat
Minggu / 14-06-2026, 18:36 WIB
Jadwal Libur Sekolah Semester Genap 2026 di Jakarta dan Jawa Barat Mulai Akhir Juni
Minggu / 14-06-2026, 18:35 WIB
Hugh Jackman Incar Proyek Bareng Angelina Jolie Usai Cerai, Ini Alasannya
Minggu / 14-06-2026, 18:33 WIB






