Risiko Investasi Indonesia Meningkat Imbas Kenaikan Credit Default Swap
"Instrumen yang paling menarik dalam kondisi saat ini adalah instrumen pasar uang, deposito rupiah yang aman, SRBI, dan SBN tenor pendek," ucap Josua.
Pilihan instrumen tersebut memberikan tingkat pengembalian bersaing dengan fluktuasi harga minimal. Pembelian bertahap pada aset berfundamental kokoh disarankan bagi pemodal dengan toleransi risiko tinggi.
Pergerakan risiko investasi ke depan akan ditentukan oleh kombinasi faktor eksternal dan kebijakan domestik.
Suku bunga acuan dan yields obligasi AS, fluktuasi harga minyak, serta konflik geopolitik menjadi variabel utama.
Dari dalam negeri, perhatian tertuju pada kedisiplinan pengelolaan APBN, volume penerbitan obligasi negara, dan bauran kebijakan Bank Indonesia.
Tata kelola Danantara serta peringkat utang nasional juga menjadi sorotan.
"Jika faktor-faktor ini membaik, CDS bisa turun dan aset Indonesia kembali menarik. Jika memburuk, premi risiko akan naik lagi," imbuh Josua.
Pelaku pasar diimbau mengedepankan prinsip kehati-hatian tanpa panik dalam merespons fluktuasi. Aksi pelepasan aset massal saat harga jatuh dinilai kurang bijaksana.
"Strategi yang lebih seimbang adalah menjaga likuiditas, memperbesar porsi instrumen jangka pendek, melakukan pembelian bertahap, dan memastikan portofolio tidak terlalu terkonsentrasi pada satu aset atau satu mata uang," terang Josua.
Alokasi pada instrumen pasar uang cocok bagi pemodal konservatif, sedangkan tipe moderat bisa masuk ke obligasi menengah.
Kepemilikan aset valuta asing juga krusial bagi pemodal dengan pengeluaran dalam dolar AS.
"Diversifikasi menjadi semakin penting, baik antar instrumen maupun mata uang," ucap Budi Frensidy.
>>> Kemenkeu Respons Tuntutan Mahasiswa Hentikan Pemborosan APBN
Pemanfaatan momentum koreksi harga pasar secara bertahap dapat diterapkan untuk menghimpun aset finansial dengan fundamental berkualitas tinggi.
Update Terbaru
BMW Perlihatkan X5 dan 7-Series Lapis Baja ke Klien Potensial
Minggu / 14-06-2026, 17:04 WIB
Manajer Borneo FC Dandri Dauri Ungkap Alasan Sering Peluk Suporter Saat Gol
Minggu / 14-06-2026, 17:03 WIB
Apindo Dukung Target Ekspor Manufaktur 30 Persen, Syaratkan Reformasi Struktural
Minggu / 14-06-2026, 17:03 WIB
Ruben Onsu Sambut Baik Ajakan Diskusi dari Sarwendah
Minggu / 14-06-2026, 17:03 WIB
Veda Ega Pratama Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya, Hakim Danish Tercepat
Minggu / 14-06-2026, 17:00 WIB
Target Ekspor Manufaktur 30% Dinilai Ambisius tapi Realistis
Minggu / 14-06-2026, 16:58 WIB
Irvan Mofu Pamit dari PSS Sleman Usai Bawa Promosi ke Liga Super
Minggu / 14-06-2026, 16:56 WIB
Ekonom Celios Minta Moratorium Program Makan Bergizi Gratis untuk Evaluasi Total
Minggu / 14-06-2026, 16:52 WIB
Turis Malaysia Kirim 1.200 Paket Belanja ke Hotel China, Staf Kewalahan
Minggu / 14-06-2026, 16:52 WIB
5 Pantangan Malam 1 Suro yang Masih Diyakini Sebagian Masyarakat Jawa
Minggu / 14-06-2026, 16:51 WIB
Promo Tahun Baru Hijriah Universitas PGRI Jombang Gratiskan Biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru
Minggu / 14-06-2026, 16:47 WIB
Promo Tahun Baru Hijriah 1448 H Universitas PGRI Jombang Gratiskan Biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru
Minggu / 14-06-2026, 16:45 WIB
Wataru Endo Mundur dari Skuad Jepang dan Pensiun Usai Cedera Kaki
Minggu / 14-06-2026, 16:43 WIB
Promo Tahun Baru Hijriah Universitas PGRI Jombang Buka Kesempatan Kuliah dengan Gratis Biaya Pendaftaran
Minggu / 14-06-2026, 16:42 WIB






