Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengambil keputusan sulit dengan mencoret kapten Wataru Endo dari skuad Piala Dunia 2026.

Gelandang Liverpool berusia 33 tahun itu dinilai tidak bisa tampil penuh akibat cedera kaki kiri.

>>> Nova Arianto Siapkan Evaluasi Menyeluruh untuk Timnas U-19

Moriyasu mengakui langkah ini merupakan salah satu pilihan terberat selama karier kepelatihannya. Tim pelatih dan staf medis telah berupaya memberikan waktu pemulihan bagi Endo.

"Kami memintanya berusaha maksimal dan staf medis terus menanganinya," ujar Moriyasu melalui penerjemah. Namun, evaluasi medis menyimpulkan Endo tidak bisa memberikan performa optimal.

Moriyasu berbicara secara personal dengan Endo awal pekan ini. "Kami mendiskusikan bahwa sepanjang Piala Dunia, mungkin sulit baginya tampil selama durasi penuh," katanya.

Keputusan tegas itu diambil demi kebaikan tim.

Endo menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menerima keputusan tersebut. Ia telah berusaha keras memulihkan kondisi setelah operasi kaki kiri pada Februari 2026.

Mantan pemain Stuttgart itu sempat tampil dalam uji coba melawan Islandia pada 31 Mei, hanya bermain di babak pertama.

>>> Barcelona Pertimbangkan Darwin Nunez sebagai Opsi Murah Pengganti Lewandowski

Meski ikut terbang ke AS untuk terapi intensif, fisiknya belum memenuhi standar Piala Dunia.

Asosiasi Sepak Bola Jepang mengumumkan pengunduran diri Endo dari skuad Piala Dunia 2026 pada Kamis. Ia juga memutuskan pensiun dari tim nasional.

Melalui media sosial, Endo menyatakan keikhlasannya. "Sejak cedera hingga saat ini, saya sudah melakukan segala yang saya bisa dan tidak memiliki penyesalan," tulisnya.

Ia berjanji akan mendukung Jepang sebagai penggemar.

Suksesi Kapten dan Skuad

Bek Ajax, Ko Itakura, ditunjuk sebagai kapten baru Jepang. Sementara itu, penyerang Borussia Monchengladbach, Shuto Machino, masuk menggantikan posisi Endo.

>>> Vincenzo Montella Lakukan Empat Perubahan di Laga Turki vs Australia

Timnas Jepang akan memulai laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 melawan Belanda.