Jurgen Klopp Kritik Aturan Jeda Hidrasi FIFA di Piala Dunia 2026
Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, kembali melontarkan kritik tajam terhadap perkembangan sepak bola modern.
Kali ini, sasaran kritiknya adalah aturan jeda hidrasi yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026.
>>> Manajer Borneo FC Dandri Dauri Ungkap Alasan Sering Peluk Suporter Saat Gol
Klopp, yang terlibat dalam liputan turnamen bersama stasiun televisi Jerman ZDF, menilai aturan itu berpotensi mengganggu esensi permainan sepak bola.
FIFA memperkenalkan jeda hidrasi sebagai langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan pemain yang harus bertanding dalam suhu panas selama musim panas di Amerika Utara.
Namun, tidak semua pihak melihat kebijakan itu dari sudut pandang yang sama.
Sejak awal turnamen, sejumlah penggemar dan pengamat sepak bola mempertanyakan apakah jeda tersebut benar-benar murni demi kesejahteraan pemain atau justru membuka ruang lebih besar bagi iklan siaran televisi.
Klopp termasuk salah satu sosok yang tampaknya memiliki keraguan terhadap tujuan sebenarnya dari aturan tersebut.
"Sepak bola sedang disandera oleh para eksekutif yang duduk nyaman di kantor berpendingin udara," ujarnya.
Pelatih asal Jerman itu mengaku merasa terganggu saat melihat pertandingan harus terhenti karena jeda yang menurutnya ikut mengatur ritme permainan.
"Ketika saya melihat para pemain berdiri di sana saat jeda cuaca panas, sementara jeda siaran televisi menentukan ritme pertandingan, saya tidak bisa menahan diri untuk bertanya: sebenarnya Piala Dunia ini melayani siapa?
Para penggemar? Para pemain?
Atau para pengiklan?"
>>> Veda Ega Pratama Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya, Hakim Danish Tercepat
Khawatir Menghilangkan Esensi Permainan
Jurgen Klopp menilai sepak bola seharusnya mengalir secara alami tanpa terlalu banyak interupsi yang berpotensi merusak intensitas pertandingan.
Update Terbaru
TVRI Siarkan Langsung Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026 Hari Ini
Minggu / 14-06-2026, 19:12 WIB
Panasonic Luncurkan AC Premium Inverter HU-CKJ Series di PRJ 2026
Minggu / 14-06-2026, 19:08 WIB
Bank Danamon Jaga Kualitas KPR di Tengah Kenaikan BI Rate
Minggu / 14-06-2026, 19:08 WIB
Riset Psikologi Ungkap Kepribadian Wanita Penyuka Kucing
Minggu / 14-06-2026, 19:08 WIB
AVIA Antisipasi Volatilitas Bahan Baku dengan Ekspansi Jaringan
Minggu / 14-06-2026, 19:08 WIB
Subaru Sambar Kei Van: Parkir Seperti Motor, Muat Banyak Barang
Minggu / 14-06-2026, 19:05 WIB
Saham Big Banks Menguat, Katalis Jangka Panjang Masih Minim
Minggu / 14-06-2026, 19:04 WIB
Inggris Cegat Kapal Tanker Minyak Rusia Smyrtos di Selat Inggris
Minggu / 14-06-2026, 19:04 WIB
Puasa 1 Muharram Tidak Punya Keutamaan Khusus, Ini Amalan yang Dianjurkan
Minggu / 14-06-2026, 19:01 WIB
FIFA Tetap Bayar Penuh Gaji Wasit Somalia yang Dideportasi AS
Minggu / 14-06-2026, 18:58 WIB
Pertamina NRE Pasang PLTS dan BESS di Kapal Oil Barge Patra 2303
Minggu / 14-06-2026, 18:58 WIB
Cara Ikut Kirab Malam 1 Suro Keraton Yogyakarta 2026 Tanpa Pendaftaran
Minggu / 14-06-2026, 18:56 WIB
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tambah Tekanan Pelaku UMKM
Minggu / 14-06-2026, 18:52 WIB
Psikologi Ungkap Kepribadian Wanita Penyuka Kucing: Mandiri hingga Reflektif
Minggu / 14-06-2026, 18:52 WIB






