Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, memiliki kebiasaan unik yang membedakannya dari manajer klub sepak bola pada umumnya.

Setiap kali para pemain Pesut Etam berhasil menjebol gawang lawan dan merayakan gol di lapangan, Dandri memilih untuk meluapkan kegembiraannya bersama para pendukung di tribun.

>>> Veda Ega Pratama Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya, Hakim Danish Tercepat

Aksi spontan tersebut lahir dari kedekatannya dengan fans setia dan seluruh elemen tim.

Karakter yang membumi ini menjadi modal penting dalam menanamkan nilai kekeluargaan yang konsisten ia bangun selama ini.

Kiprah Dandri di kancah sepak bola Samarinda dan Kalimantan Timur sudah berlangsung selama sekitar 24 tahun.

Sebelum mengabdi untuk Borneo FC, pengusaha yang gemar memakai celana pendek dan sepatu oranye di stadion ini tercatat pernah menjadi bagian dari Persisam Samarinda.

Melalui tayangan di kanal YouTube Konspirata Podcast, Dandri menceritakan bahwa gaya energiknya di pinggir lapangan didasari oleh pengalaman panjang.

Ia enggan menilai dirinya sendiri dan memilih menyerahkan hal tersebut kepada sudut pandang positif rekan-rekan di sekitarnya.

Bagi Dandri, sepak bola adalah olahraga yang penuh dengan dinamika emosi dan drama.

Landasan itulah yang membuatnya selalu berupaya melibatkan emosi penonton ke dalam atmosfer pertandingan yang dijalani tim.

"Yang sebenarnya itu begini. Jadi saya berangkat dari pengalaman.

Namun, kalau saya bicara untuk menilai diri sendiri, saya pikir tidak pantas. Penilaian teman-teman adalah sebuah hal yang saya anggap positif," kata Dandri Dauri.

"Tempatnya sepak bola ini, semua rasa ada. Itulah dramatisnya sepak bola.

Nah, dikaitkan dengan saya, saya bekerja dengan hati.

Saya katakan dalam hati, saya tidak mau hanya melibatkan kami saja yang di tim, tapi bagaimana atmosfer itu bisa hadir di penonton juga."