Penyerang berusia 24 tahun, Folarin Balogun, langsung mencuri perhatian pada laga perdananya di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Amerika Serikat.

Pemain lini depan tersebut berhasil mencetak dua gol sekaligus membawa tim asuhan Mauricio Pochettino mengalahkan Paraguay dengan skor telak 4-1.

>>> Liga Inggris Jeda Kompetisi Selama Juni Demi Piala Dunia 2026

Performa gemilang Balogun tersebut sekaligus mengukir catatan sejarah baru bagi sepak bola Negeri Paman Sam.

Balogun tercatat sebagai pemain Amerika Serikat pertama yang mampu membukukan dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak tahun 1930.

Kontribusi sang penyerang diawali lewat sepakan kaki kanan yang mengubah kedudukan menjadi keunggulan 2-0 untuk tim berjuluk The Yanks.

Sebelum jeda turun minum, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan keras kaki kiri yang merubah keunggulan menjadi 3-0.

Kisah Kelahiran yang Unik

Di balik pencapaian mengesankan tersebut, kisah mengenai garis keturunan Balogun kini kembali mencuat di ruang publik.

Hal ini berkaitan erat dengan pengetatan aturan kewarganegaraan yang tengah diwacanakan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Balogun lahir di kota New York dari sepasang orang tua yang berasal dari Nigeria, meski keseharian mereka menetap di London.

Proses kelahiran striker ini di Amerika Serikat sendiri terjadi tanpa adanya rencana matang sebelumnya.

Ketika sang ibu tengah hamil tua dan melakukan perjalanan dari London ke New York, pihak maskapai penerbangan menolak memberikan izin terbang kembali ke Inggris.

Situasi tersebut memaksa ibunda Balogun melahirkan di Amerika Serikat, sebelum akhirnya mereka kembali ke London dua bulan setelahnya.

Florence, ibunda Balogun, sempat mengenang kembali momen mendadak tersebut dalam sebuah sesi wawancara terdahulu.